Sebagai orang yang berkecimpung di dunia online, website adalah aset yang wajib dijaga. Segala hal yang berada di dalamnya,  seperti halaman artikel, konten, atau bahkan transaksi jual beli jika Anda pemilik website ecommerce. Menjadi sebuah keharusan untuk memiliki data cadangan untuk website Anda dengan berbagai bentuk. Baik yang disimpan di local disk, hard disk eksternal, ataupun menggunakan cloud. Dan salah satu aplikasi backup yang patut untuk digunakan adalah Jetbackup. Untuk lebih jelasnya, silakan simak cara menggunakan jetbackup berikut ini.

Apa itu Jetbackup?

cara menggunakan Jetbackup

Jetbackup adalah sebuah software backup yang terdapat di cPanel. Software backup yang satu ini memiliki banyak keunggulan. Antara lain seperti snapshots backup, dan multi scheduling. Tak hanya itu, Jetbackup juga dapat mencadangkan seluruh data yang terdapat akun cPanel. Data tersebut meliputi files, database, email, cron job, dan DNS Zones.

Backup data adalah komponen penting yang haru dimiliki setiap pengguna hosting. Backup berfungsi untuk mengembalikan kondisi file website ke kondisi yang sebelumnya, jika terjadi sesuatu pada file website Anda.

Baca Juga: Cara Install cPanel di VPS

Pada dasarnya, cPanel hosting menyediakan fitur backup data bawaan yang dapat Anda temui di menu files. Tetapi secara default, fitur ini tidak berjalan secara otomatis. Dan ketika ingin merestore data yang di-backup, Anda membtuhkan bantuan dari technical support hosting untuk dapat melakukannya.

Melihat keterbatasan tersebut, sudah selayaknya Anda mengunakan Jetbackup untuk mempermudah perkerjaan mencadangkan isi file website Anda.

Fitur yang Dimiliki Jetbackup

Jetbackup banyak digunakan karena berbagai fitur yang dimilikinya dapat memudahkan aktivitas pencadangan file website. Apa saja fitur-fitur yang dimiliki oleh Jetbackup? Berikut penjelasannya:

  • Multi-Scheduling

Fitur pertama adalah multi-scheduling. Fitur ini memungkinkan Anda untuk membuat beberapa jadwal semua dengan retention limit yang berbeda, yang dapat dilampirkan pada satu aktivitas backup. Backup juga dapat dbuat secara incremental untuk menghemat sumber daya power.

  • Account Filters

Yang kedua adalah account filters. Fitur ini memungkinkan Anda untuk melakukan include-exclude akun berdasarkan disk usage, cPanel package, dan parameter lainnya.

  • Hybrid Backup

Dan fitur yang ketiga adalah hybrid backup. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat backup full accounts, email, database, home directory, cron jobs, dan DNS Zones.

Lokasi Backup

cara menggunakan Jetbackup

Untuk lokasi backup sendiri, ada dua lokasi yang bisa digunakan. Yaitu Remote dan Safety. Lantas, apa saja yang membedakan keduanya? Sobat Unlimited, simak penjelasan berikut.

  • Remote – yang pertama adalah remote. Dengan metode ini, Jetbackup melakukan restore atau download dari server backup remote. Cara kerjanya dilakukan dengan Rsync over SSH yang aman dan cepat.
  • Safety – Jetbackup membuat safety backup terlebih dahulu agar dapat dikembalikan lagi ke safety restore point ketika website Anda menghadapi masalah keamanan.

Kelebihan Jetbackup

Ada dua hal yang menadi kelebihan utama dari Jetbackup. Yaitu incremental backup dan self restore. Dua hal inilah yang membuat Jetbackup menjadi istimewa. Apa saja penjelasan kelebihan dari Jetbackup?

  • Incremental Backups

Kelebihan pertama adalah incremental backup. Incremental backup merupakan fitur backup cPanel yang akan memaksimalkan proses backup pada akun cPanel Anda. Di mana ketika Anda membuat backup cPanel terlebih dahulu, setiap Anda melakukan backup maka file website akan dibuat ulang dari awal. Ini akan memenuhi server dan akun Anda dengan file-file backup yang sama.

Sedangkan dengan Jetbackup, setelah melakukan backup Anda yang pertama, maka backup berikutnya hanya cukup dengan melakukan perubahan dan menyesuaikan file yang berubah dari file backup sebelumnnya.

  • Self Restores

Kelebihan kedua yang dimiliki oleh Jetbackup adalah self restore. Dengan self restore, sebagai pengguna Anda diberikan kebebasan untuk melakukan restore backup melalui cPanel hanya dengan sekali klik. Anda juga akan diberikan kebebasan untuk memilih database manakah yang akan di-restore. Selain kebebasan, Jetbackup juga menawarkan kemudahan untuk mendownload sebagian atau seluruh file backup Anda. Kelebihan yang terakhir adalah restore point. Hal ini berarti restore data yang Anda lakukan minggu lalu tanpa kehilangan data Anda saat ini.

Cara Menggunakan Jetbackup di cPanel

cara menggunakan Jetbackup

Sekarang mari kita membahas bagaimana cara menggunakan Jetbackup di cPanel. Ada beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk menggunakan Jetbackup di cPanel. Berikut ini adalah cara menggunakan Jetbackup di cPanel:

Langkah pertama – Login ke akun cPanel Anda

Hal pertama yag harus Anda lakukan tentu adalah login ke dasbor cPanel. Tetapi untuk Anda yang menggunakan panel kontrol selain cPanel, versi terbaru Jetbackup yang akan datang dikabarkan mensuport lebih banyak panel kontrol lain. Mari kita tunggu saja.

Untuk login ke akun cPanel, silakan mengetikkan nama website utama Anda dan diakhiri dengan “:2083. Misalnya, sulusea.com:2083.

Langkah Kedua – Klik menu Jetbackup

Setelah masuk ke dasbor cPanel, silakan klik menu Jetbackup. Kemudian Anda akan dihadapkan pada beberapa opsi backup. Berikut ini adalah penjelasannya:

Full Backups

Pada opsi full backup ini, Anda bisa melihat beberapa point backup dan type. Full backup ini memiliki retention backup sebagai berikut: Daily: 3 point backup, Weekly dengan 2 point, dan monthly 2 point backup.

Penjelasan

  • Compressed: Full backup dari hosting Anda
  • Incremental: Hanya saat ada perubahan sehingga umumnya tidak terlalu besar. Karena jika ada perubahan file baru di backup. Kemudian, akan digabungkan dengan file-file baru yang diubah.
  • Generate Download: Jika Anda ingin mendownload file backup tersebut.
  • Restore: Jika Anda ingin melakukan restore file backup pada point backup yang Anda pilih.

Restore Full Backups

Pilih point backup mana yang akan direstore, kemudian klik Restore, akan terdapat pilihan untuk Add to Restore Queue, klik pada pilihan tersebut dan Anda akan mendapatkan informasi bahwa backup Anda telah sukses.

Add Restore Queue artinya, untuk melakukan proses restore, permintan Anda akan dimasukkan ke dalam queue terlebih dahulu, atau bisa dibilang waiting list.

Pada queue tersebut, terdapat tiga proses, yaitu:

  • Pending: Hendak memulai proses restore.
  • Processing: Proses restore yang sedang berjalan.
  • Completed: Proses restore telah selesai.

Proses restore Full Backup memang cukup memakan waktu,, sehingga Anda perlu bersabar dalam menunggu, sampai proses restore. Pada pilihan File Backups ini ada daily point backup dan Anda bisa memilih file mana saja yang akan direstore.

Cron Jobs

Untuk melakukan cron job backup, Anda bisa memilih point backup secara harian. Sedangkan jika ingin me-restore cron job, pekerjaan ini bersifat fully restored, artinya seluruh isi cron job akan di-restore dan tidak dapat memilih cron job mana saja yang akan di-restore.

DNS Zones

Untuk melakukan backup DNS Zone, akan terlihat point backup mana yang tersedia. Begitu pula untuk melakukan restore. Pilih domain dan point backup mana yang ingin direstore. Sistem ini juga bersifat fully restored.

Kesimpulan

Itulah tadi cara menggunakan Jetbackup di cPanel. Dengan segala kebebasan yang ditawarkannya, Jetbackup menjadi solusi untuk memudahkan Anda dalam mencadangkan data website Anda.

Jadilah bagian dari semangat Indonesia Maju dengan go digital bersama paket hosting Unlimited. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *