Sobat Unlimited, desain sudah ada dan dikenal dalam waktu yang lama. Ia digunakan untuk menyampaikan pesan. Media yang digunakan juga bervarias. Dimulai dari ukiran batu hingga ke zaman di mana gawai elektronik adalah makanan sehari-hari. Dan agar pesan yang dibawa dapat ditangkap dengan baik oleh pembaca sangat tergantung pada elemen yang ada pada desain tersebut. Setiap elemen dalam desain harus dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan menyampaikan pesan dengan jelas. Oleh karena itu, pada artikel ini kita akan bersama-sama mempelajari apa itu visual hierarchy dan mengapa ia sangat penting untuk meningkatkan pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan produk.

Apa itu visual hierarchy?

visual hierarchy

Sebelum lebih jauh membahas tentang pentingnya penggunaan visual hierarchy, alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu pengertian visual hierarchy. Visual hierarchy digunakan untuk memberi tingkatan elemen desain dan pengaruh dalam urutan yang Anda inginkan, ketika terlihat oleh pengguna. Dengan menggunakan prinsip-prinsip seperti kontras, skala, keseimbangan, dan masih banyak banyak lagi.

Elemen-elemen yang ada di harapkan dapat membantu menyampaikan pesan dalam desain kepada pembaca.

Mengapa visual hierarchy penting di UX Design?

visual hierarchy

Sekarang mari kita membicarakan tentang kenapa visual hierarchy penting pada bidan UX desgn. Visual hierarchy dapat memainkan peran penting dalam perencaan struktur informasi Anda. Tujuannya tak lain untuk membantu pembaca menavigasi produk Anda lebih mudah.

Hal ini sekaligus dapat mengurangi upaya yang dilakukan oleh pembaca untuk berinteraksi dengan produk Anda. Karena bagaimanapun, UX design adalah tentang menghilangkan upaya berlebihan dan meningkatkan nilai guna suatu produk.

Prinsip dasar Visual Hierarchy

Lantas, apakah prinsip dasar dari visual hierarchy? Ini adalah pertanyaan yang penting untuk dijawab, karena desainer akan dipaksa untuk memikirkan banyak hal saat bekerja berkat framework yang responsif.

Desainer dituntut memandu mata pembaca menuju informasi yang paling penting dengan konten yang padat dengan teks dan rentang informasi yang pendek. Karena itulah, sebagai desainer, Anda harus bekerja dengan 6 prinsip visual hierarchy. Berikut adalah keenam prinsip visual hierarchy tersebut:

  1. Pola membaca

Masing-masing budaya di dunia memiliki cara membacanya sendiri-sendiri. Ada budaya membaca dari atas ke bawah, dan lebih banyak lagi yang membaca dari kiri ke kanan. Kebudayaan-kebudayaan itulah yang kelak juga sangat mempengaruhi seorang desainer tentang bagaimana cara menyampaikan pesan kepada pembaca.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang pertama kali akan memindai halaman untuk mengetahui apakah mereka akan tertarik untuk membaca lebih lanjut apa yang ada di depan mereka. Pola pemindaian sendiri cenderung mengambil satu dari dua bentuk huruf yaitu “F”dan “Z”. Anda dapat menggunakan dua pola ini dalam desain yang Anda buat.

  • F pattern

F pattern biasanya digunakan untuk halaman website tradisional, teks-teks berat, atau postingan blog. Pembaca akan memindai ke sisi kiri halaman, mencari kata kunci yang menarik dalam judul di sebelah kiri atau awal kalimat. Lalu akan berhenti dan membaca ke kanan saat mereka mendapati sesuatu yang menarik.

Hasilnya akan terlihat seperti hruf “F”, dan tak jarang pula membentuk huruf “E”. Cara mengaplikasikannya pun cukup mudah. Anda dapat mensejajarkan informasi penting dan gunakan tajuk berita pendek, tebal, dan memuat poin-poin penting. Ini akan menarik perhatian.

  • Z pattern

Untuk “Z” pattern banyak diaplikasikan pada halaman iklan dan halaman utama website. Dimana, informasi tidak harus disajikan dalam blok paragraf. Mata pembaca pertama kali akan memindai bagian atas halaman, tempat dimana informasi penting ditemukan, kemudian beralih ke sudut diagonal berlawanan. Dan melakukan hal yang sama di bagian bawah halaman.

Desainer akan membuat halaman yang secara eksplisit dan menempatkan informasi penting di sudut-sudut halaman. Serta mengarahkan informasi penting lainnya di sepanjang bilah atas dan bawah secara diagonal.

  1. Ukuran

Membicarakan tentang ukuran, Anda harus tahu satu hal: Orang membaca hal yang lebih besar terlebih dahulu. Penentuan ukuran adalah prinsip yang sangat mendasar dan krusial, yang dapat memberikan elemen penting dan membantu menarik perhatian pemirsa.

Dengan meningkatkan skala elemen, ,Anda dapat menarik perhatian. Namun Anda harus hati-hati jangan membuat ukuran yang terlalu besar, karena dapat mengurangi keterlihatan elemen lainnya.

  1. Pemilihan warna

visual hierarchy

Dalam desain penggunaan sangat penting karena dapat memberi arti penting pada elemen desain. Warna-warna yang lebih cerah umunya dapat menarik perhatian daripada warna-warna yang cenderung datar.

Demikian pula warna dengan kontras yang lebih tinggi akan tampak lebih dekat ke pemirsa. Sedangkan bila menggunakan satu warna cerah sebagai titik fokus dapat membantu dan menarik perhatian. Di manapun Anda menembpatkan warna tersebut dalam desain Anda.

  1. Perspektif

Sebagian besar interface, seperti situs website dan aplikasi dirancang untuk menjadi dua dimensi, sehingga terlihat datar. Dengan memainkan perspektif desainer dapat membuat ilusi jarak dan pemisahan dalam elemen Anda, untuk membawa fokus pada area penting desain Anda.

Beberapa cara untuk memberikan ilusi perspektif adalah dengan meningkatkan ukuran elemen dalam hubungannya dengan pembacanya. Bisa juga dengan menambahkan efek paralaks yang memberikan efek gerak semu secara perlahan.

  1. Tipografi

Pemilihan tipografi adalah hal penting lain dalam visual hierarchy. Pemilihan tipografi yang tepat dapat memberikan karakter yang pada website Anda dan dapat menarik pembaca di area tertentu. Tipografi dengan ukuran dan bobot yang tepat juga dapat digunakan agar elemen teks menjadi lebih menonjol.

Untuk website sendiri, umumnya dirancang menggunakan heading yang berbeda untuk memberikan arti penting terkait konten yang dimuatnya. Penggunaan header ini akan sangat membantu pembaca untuk memindai halaman teks, sehingga mereka tertarik dengan bagian tertentu dari desain Anda.

  1. Space

Space, atau bisa diartikan sebagai spasi berguna untuk memberikan pembaca untuk sedikit “bernafas” saat melihat konten Anda. Ketika Anda pertama kali mulai mengerjakan desain, semua bermula dari kanvas kosong tentunya.

Whitespace adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jarak antar elemen dalam suatu desain. Ini dapat digunakan untuk mengelompokkan elemen bersama atau memisahkannya, untuk memberikan atensi pada pembaca.

Kesimpulan

Pada desain apapun, visual hierarchy sangat penting adanya. Sebenarnya tak hanya pada karya visual saja, tetapi pada media apapun, aspek visual memang tak boleh dilewatkan begitu saja. Bukan sebatas untuk estetika, tetapi juga fungsionalitas.

Sobat Unlimited,demikian artikel tentang visual hierarchy kali ini. Semoga bermanfaat.

Di era internet seperti saat ini, peran sebuah website sangat penting. Selain sebagai tempat untuk menuangkan isi pikiran lewat blog, dan bagi beberap orang website dapat digunakan sebagai portofolio. Apakah Anda seorang desainer atau fotografer yang sedang mencari cara termudah untuk membangun web portofolio menggunakan WordPress. Di luar sana, ada banyak plugin WordPress terbaik yang memungkinkan Anda untuk dengan mudah, dengan membangun website portofolio yang indah. Namun, menemukan plugin untuk portofolio yang paling bagus memang tidak mudah. Terutama bagi para pemula.

Anda perlu menemukan plugin yang membuat pekerjaan Anda menonjol, memuat dengan cepat, dan terlihat bagus di perangkat seluler. Sobat Unlimited, artikel ini akan membantu Anda menemukan plugin website terbaik untuk desainer.

Theme portofolio vs Portofolio plugin

plugin wordpress terbaik

Banyak tema portofolio WordPress yang dilengkapi fungsionalitas bawaan untuk membuat website portofolio. Hal ini yang menjadikan pertanyaan banyak orang, mengapa ada yang mau menggunakan plugin sementara ada tema yang mungkin lebih memudahkan.

Sobat, tema di WordPress lebih menekankan pada tampilan visual situs website Anda. Ini termasuk warna, gaya, tata letak, dan presenteasi konten Anda.

Di sisi lain, plugin adalah langkah yang tepat untuk menambah fungsi dari WordPress Anda. Seperti slider, form kontak, dan masih banyak lagi. Banyak yang menyarankan pengguna menggunakan plugin. Karena mendapati tema memiliki kelemahan.

Menggunakan tema untuk fungsionalitas website akan mengikat website Anda dengan tema tersebut. Jika Anda mengubah tema, maka kemungkinan besar Anda dapat kehilangan data portofolio Anda. Sedangkan jika menggunakan plugin, Anda tak perlu takut kehilangan data portofolio tersebut.

Plugin terbaik WordPress Untuk Desainer

Berikut ini adalah plugin terbaik WordPress untuk desainer yang patut Anda coba:

  1. WP Portofolio

Bagi Anda yang sedang mencari plugin website untuk desainer terbaik, WP Portofolio bisa menjadi pilihan. Plugin ini sangat cocok untuk Anda yang berprofesi sebagai fotografer, desainer, maupun pekerja digital kreatif.

Plugin besutan Astra Theme ini menawarkan banyak fungsi yang Anda butuhkan. Ia mempunyai berbagai pilihan style, tata letak, mendukung semua file media ,dan mudah dikustomisasi tanpa harus menuliskan kode CSS.

Dan yang paling penting, semua portofolio Anda akan terlihat hebat saat tampil di perangkat mobile dan desktop.

  1. Envira Gallery

Envira Gallery adalah plugin premium WordPress yang khusus didedikasikan untuk Anda, para desainer dan fotografer untuk memajang karya terbaik. Dengan Envira, pengguna akan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan saat membuat portofolio.

Anda dapat membuat galeri yang memuat portofolio berikut dengan deskripsi dan detail tambahan. Anda juga dapat menambahkan kumpulan galeri ke sebuah album. Hanya beberapa kali  klik, dan karya-karya Anda akan tersusun dengan rapi dan jelas.

  1. Visual Portofolio

Plugin website untuk desainer selanjutnya adalah Visual Portofolio. Ia datang dengan tata letak yang variatif. Anda ingin apa: grid, tiles, hingga carousel. Ada semua. Hebatnya, Visual Portofolio juga memiliki fitur blok Gutenberg yang akan memudahkan pekerjaan saat menambahkan portofolio dimanampun yang Anda suka.

Dan untuk meningkatkan pengalaman pengguna saat menjelajahi website portofolio Anda, tersedia fitur sortir.

  1. GridKit Portofolio Gallery

plugin wordpress terbaik

Di urutan selanjutnya ada nama GridKit Portofolio Gallery adalah plugin portofolio dengan desain yang cukup simpel. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengelola item portofolio proyek dan terdapat fitur sortir. Ia hadir dengan dukungan editor blok dari WordPress yang baru, dengan dukungan shortcode untuk editor yang lebih lawas.

Hanya saja, plugin ini memiliki tata letak yang terbatas. Jika ingin layout yang lebih banyak pilihan, Anda bisa mengupdatenya ke versi premium.

  1. Meow Gallery

Jika Anda menginginkan plugin galeri gratis dan memiliki dukungan blok Gutenberg, Meow Gallery adalah jawabannya. Plugin ini memungkinkan Anda untuk mengorganisasi portofolio dengan sangat indah.

Dan seperti plugin untuk desainer terbaik lainnya, Meow Gallery datang dengan tampilan layout yang bervariasi. Sebagai pengguna, Anda dapat memilih berapa banyak kolom yang ingin ditampilkan. Juga termasuk beberapa tambahan add on plugin untuk menambah fungsionalitasnya. Antara lain seperti lightbox, audio commentary, tautan eksternal, dan lain sebagainya.

  1. Genesis Portofolio Pro

Jika Anda adalah pengguna tema StudioPress atau tema lain yang dibuat dan dikembangkan oleh Genesis, maka Anda juga harus mencoba plugin Genesis Portofolio Pro.

Secara spesifik, plugin ini memiliki karakter yang hampir sama dengan tool buatan Genesis lainnya. Portofolio pro akan memudahkan Anda untuk membuat item portofolio. Template yang tersedia memungkinkan Anda untuk menampilkan gambar utama dari portofolio Anda.

Plugin ini mempunyai tampilan yang minimalis, dan tidak banyak terdapat fungsi tambahan.Bisa dibilang, ini sangat cocok buat Anda, para desainer yang ingin memiliki tampilan website yang minimalis.

  1. NextGen Gallery

NextGen Gallery adalah plugin WordPress populer untuk membuat galeri gambar, album, dan portofolio fotografi. Plugin ini begitu disukai banyak desainer, baik pemula maupun ahli. Interfacenya sangat intuitif untuk membuat galeri.

Fitur yang dimilikinya antara lain multiple style, pilhan tata letak yang beragam yang support untuk menamplikan album. Sebagai pengguna, Anda dapat membuat berbagai macam bentuk tampilan. Seperti carousel, slider, portofolio kompak, album, bahkan tata letak bergaya timeline, bisa Anda buat.

  1. Modula Image Gallery

plugin wordpress terbaik

Website berbasis WordPress dapat ditingkatkan performanya untuk menampilkan galeri gambar. Dan salah plugin yang dapat meningkatkan performa tersebut adalah Modula. Plugin yang satu ini menawarkan pengalaman terbaik bagi Anda yang membutuhkan plugin yang dapat dikustomisasi dengan leluasa. Sangat fleksibel dan cocok digunakan tak hanya oleh Anda para desainer, tetapi juga praktisi website.

  1. Monarch

Monarch adalah salah satu plugin media sosial terbaik yan saat ini ada di WorPress. Sebaga desainer, tentu Anda ingin mendapatkan lalu lintas yang tinggi dari media sosial, bukan?

Apalagi saat ini share di media sosial dapat menjadi kunci perkembangan sebuat website.

  1. Soliloquy

Di urutan kesepuluh, Soliloquy adalah pilihan yang bagus jika Anda ingin sebuah plugin yang user friendly. Untuk menggunakan plugin jenis ini, tak harus memiliki kemampuan koding yang mumpuni. Terlebih lagi, Soliloquy sangat responsive.

Kesimpulan

Sebenarnya masih banyak plugin untuk desainer yang bertebaran di luar sana. Tetapi jika Anda ingin plugin terbaik WordPress untuk desainer, kumpulan plugin diatas bisa Anda jadikan pilihan. Ingin punya website untuk portofolio? Unlimited.ID punya segalanya yang Anda butuhkan. Tunggu apalagi, buat website Anda sekarang juga!

Progressive Web App dibangun dan ditingkatkan dengan API yang modern, dengan berbagai kemampuan yang dimiliki. PWA menghadirkan kemampuan, keandalan, dan kemampuan instalasi sambil menjangkau siapa saja, di mana saja, dan di perangkat apapun yang berbasis kode tunggal. Artikel ini akan memberi tahu kepada Anda, Sobat Unlimited tentang belajar progressive web app. More »

Sejak pertama kali dikenalkan ke publik pada dekade 90-an, internet yang kita kenal saat ini mulai menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia. Ia bekerja menggunakan protokol web yang dikenali sebagai pengunjung, yang meminta dokumen dari alamat website yang diberikan. Permintaan tersebut kemudian diteruskan oleh DNS dan sistem IP ke komputer yang tepat. Komputer atau perangkat yang bertindak sebagai host akan melayani permintaan pengunjung tersebut dengan membuka halaman website. Halaman website pada dasarnya adlaah dokumen HTML. Agar dapat melayani permintaan halaman web yang berbeda untuk para pengunjung, maka dibutuhkan bantuan web server.Software web server seperti Nginx vs Apache hadir untuk memproses permintaan, menganalisa, dan mengembalikan permintaan tersebut untuk dilihat di browser pengunjung.

Nginx vs Apache

Nginx vs Apache

Nginx dan Apache adalah dua software web server paling populer saat ini. Kedua software ini berperan untuk manampilkan halaman website ke browser pengunjung. Apache pertama kali rilis pada tahun 1995 tak lama setelah internet mulai booming. Sedangkan Nginx muncul ke permukaan 9 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2004.

Keduanya telah digunakan oleh tak kurang dari 500 perusaah besar di seluruh dunia. Dan meskipun Nginx muncul belakangan, perlahanan penggunanya selalu bertambah setiap tahun. Dan pada beberapa sisi, Nginx mampu bersaing dengan Apache dalam hal performa.

Sekilas tentang Apache

Dalam rangka komparasi Nginx vs Apache, kita akan memulai membahasnya dari web server yang muncul terlebih dahulu yaitu Apache. Apache yang dirilis tak lama setelah Tim Berners-Lee memperkenalkan HTTPd dengan cepat menjadi web server terpopuler. Memiliki nama berbau suku Indian, Apache diciptakan dan dikembangkan oleh Apache Foundation, di bawah Apache license.

Setidaknya terdapat dua versi mengapa web server ini dinamai Apache. Versi pertama, tentu saja diambil dari sejarah penduduk asli benua Amerika, suku Indian Apache. Sedangkan versi lain mengatakan diambil dari kalimat “a patchy server”, dari salah satu patch perangkat lunak.

Keterkaitan Apache dan Linux

Faktanya, Apache dapat meraih pangsa pasar yang besar karena ia hadir sebagai paket pre-install di semua sistem operasi berbasis Linux, seperti Red Hat/CentOS dan Ubuntu.

Proses server Apache yaitu HTTPd menjadikan nama Apache bersinonim dengan software web server. Dan selain karena menjadi yang pertama dalam bidang web server, yang menjadikan Apache cepat populer adalah sistem konfigurasinya menggunakan .htaccess. Tentang hal ini akan dijelaskan di bagian selanjutnya.

.htaccess

Untuk melakukan konfigurasi, Apache menggunakan file .htaccess. Hal ini karena .htaccess memberikan fleksibilitas bagi Apache dalam menangani setiap request yang masuk. Beberapa contoh request tersebut seperti redirection, maximum upload file, rewrite URL, memory limits, cookie, dan manipulasi string query.

Kelebihan utama Apache terletak pada server root, yang menjadi direktori utama website. Semua tingkat direktori dapat diakses. Tetapi ketika file .htaccess dinyalakan, Apache harus melewati seluruh rangkaian direktori URL. Jadi perlu untuk memproses file-file ini dan mengkonfigurasi ulang sendiri untuk masing-masing direktori.

Module

Hal lain yang menjadikan Apache adalah sistem modul yang dinamis. Modul, sebagai fitur yang memungkinkan pengguna untuk memperluas fungsionalitas web server. Tak hanya Apache, modul juga tersedia di Nginx. Apache memungkinkan pengguna untuk menginstal modul setelah web server diinstal dan digunakan sesuai kebutuhan.

Sekilas Nginx

Nginx vs Apache

Selanjutnya adalah Nginx (dibaca Engine X). Web server yang satu ini meluncur ke dunia pada tahun 2004 oleh pengembang asal Rusia bernama Igor Sysoev. Nginx dihadirkan untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang ada pada Apache.

Tak lama setelah diluncurkan, sebagian besar penggunaan Nginx sebagai pelayan file statis dan penyeimbang beban di Apache. Apalagi seiring dengan perkembangan di dunia website yang menuntut efisiensi, banyak website yang menggantikan Apache dengan Nginx.

Konfigurasi Nginx

Nginx tidak memiliki sistem konfigurasi sekompleks Apache. Sehingga menawarkan efisiensi dan kecepatan, dan tak banyak digunakan oleh penyedia hosting retail. Di sisi lain, dengan tidak mengizinkan konfigurasi root directory, Nginx signifikan unggul dari Apache.

Module Nginx

Modul Nginx memberikan kesan bahwa mereka menawarkan pilihan premium. Hanya saja, modul Nginx perlu diaktifkan terlebih dahulu saat pembangunannya, yang berarti menuntut kecakapan teknis tentang pemrograman. Karena adanya penambahan modul pasca instalasinya yang rumit.

Komparasi Nginx vs Apache

Nginx vs Apache

Secara umum, Nginx vs Apache memiliki peruntukan yang hampir sama. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.Untuk penggunaannya tergantung pada kebutuhan Anda. Berikut adalah komparasi detail Nginx vs Apache:

  • Performa

Pebandingan pertama adalah performa. Untuk performa dibagi lagi menjadi dua, yaitu konten statis dan dinamis. Untuk konten statis, Nginx memiliki performa dua kali lebih cepat dibandingkan Apache. Selain lebih cepat, Nginx juga lebih sedikit menggunakan memori. Jadi, jika Anda dominan menyediakan konten statis, Nginx lebih unggul dari Apache.

Sedang untuk konten dinamis, keduanya memiiki performa yang tak jauh berbeda. Karena keduanya menggunakan modul yang sama, yang berbasis PHP. Tetapi intinya sama, keduanya tidak menawarkan performa yang menakjubkan. Hanya sangat bagus di sisi efisiensi.

  • Dukungan sistem operasi

Membicarakan dukungan sistem operasi, Apache dapat bekerja dengan baik di semua perangkat berbasis Unix. Apache juga full support Microsoft Windows. Pun demikian dengan Nginx. Software web server yang satu ini juga mendukung sistem operasi berbasis Unix dan Windows, tetapi performanya tidak sekencang Apache.

  • Keamanan

Untuk aspek keamanan, baik Nginx atau Apache mempunyai catatan yang baik. Keunggulan sisi keamanan Apache adalah tersedianya fitur vulnerability report yang tidak ada di Nginx.

Meskipun demikian, Nginx menyediakan fitur saran keamanan. Sama dengan Apache yang memberikan tips konfigurasi dari serangan DDos, termasuk modul mod untuk menangani serangan brute force.

  • Fleksibilitas

Pada aspek fleksibilitas, kedua web server ini dapat dikustomisasi dengan menulis modul. Semua modul Apache telah mendukung modul ini berkat pemuatan modul dinamis yang menjadi keunggulannya.

Sedangkan Nginx baru mendapatkan dukungan untuk memuat modul dinamis pada awal tahun 2016. Sebelumnya, admin web harus mengkompilasi modul ke dalam biner Nginx. Sebagian modul tersebut belum mendukung pemuatan dinamis.

Kesimpulan

Kedua web server, baik Nginx dan Apache saling bersaing ketat, terutama pada versi terakhirnya. Untuk konten statis, Nginx lebih baik dari Apache. Tetapi untuk konten dinamis, perbedaanya sangat tipis. Pada beberapa sisi, Nginx lebih canggih berkat keunggulan pada streaming media, proxy non HTTP dan dukungan pelatihan untuk pengguna.

Sedangkan Apache lebih disukai oleh para penyedia shared hosting berkat kehadiran konfigurasi menggunakan file .htaccess. Dan Apache juga sangat mendukung modul dinamis. Sementara Nginx banyak dipakai untuk VPS Hosting.

Jadi, Sobat Unlimited, Nginx vs Apache, manakah yang Anda pilih?

Sejak awal kemunculannya, website menjelma menjadi platform yang luar biasa. Ia bisa di mana-mana, di seluruh perangkat dan sistem operasi. Aspek keamanannya pun berada sepenuhnya di tangan pengguna, dan semua orang bebas untuk mengembangannya. Dan salah satu kunci sukses sebuah website adalah kecepatan. Dan salah satu yang membuat website jadi lebih cepat adalah PWA atau progressive web app. More »

Pengembangan website adalah dunia yang beragam dan selalu berubah. Teknologi baru selalu bermunculan, karena pengembang senantiasa menghadapi tantangan. Para pengembang tersebut harus memikirkan solusi jangka panjang. PHP dan Node.js adalah dua pilihan tools bagi programmer yang berkutat dengan pengembangan website. Karena inilah banyak yang membandingkan PHP vs Node.js. More »

Dalam dunia website, HTML adalah salah satu bahasa pemrograman yang banyak digunakan. Dan untuk membuat HTML yang baik, Anda membutuhkan aplikasi yang bernama HTML editor. HTML editor memiliki banyak fitur di belakangnya, dan kami akan memberikan informasi pada Anda tentang HTML editor terbaik yang harus Anda ketahui. More »

Memiliki website dengan kecepatan akses sekaligus kontrol sepenuhnya merupakan keinginan setiap orang. Untuk mendapatkan itu semua, sudah seharusnya menggunakan VPS cloud hosting Indonesia. Ada banyak keunggulan yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan cloud hosting. Keunggulan tersebut antara lain mendapatkan hak akses penuh ke server, juga bisa merubah konfigurasi server sesuai dengan kemauan, untuk menyesuaikan server dengan kebutuhan website Anda. Bagaimana cara optimasi cloud hosting?

Dan tentunya, karena system operasi VPS yang terpisah antar penggunanya, menjadikannya lebih andal pada aspek keamanan dan sumber daya. Tidak bisa tidak, yang membedakan cloud hosting dengan shared hosting adalah isu sumber daya. Pada shared hosting, website Anda akan berbagi akses memori dengan pengguna lainnya. Sementara dengan cloud hosting, resources pada server hanya akan oleh digunakan sendiri. Anda memiliki kebebasan untuk mengatur system file, disk space, dan lain sebagainya.

Ketika Website Kehabisan Sumber Daya

cloud hosting

Sebuah website umumnya tak lepas dari masalah. Salah satu masalah yang kadang cukup memusingkan adalah kehabisan sumber daya. Mengapa hal ini bisa terjadi. Ya, bisa saja ini terjadi karena website Anda yang semakin ramai lalu lintasnya, atau karena update dari CMS lainnya. Juga plugin-plugin yang semakin haus akan sumber daya. Ketika sumber daya website Anda habis, akan terjadi semacam kemacetan yang menyebabkan website menjadi lambat saat diakses atau connection timeout. Jadi pastikan pemakaian sumber daya website Anda selalu beradai di bawah batas, seusai dengan paket hosting yang Anda pilih.

Penyebab Website Overload

Seiring berjalannya waktu, website Anda bisa menjadi sangat lambat dan sulit untuk diakses, atau mengalami overload. Penyebabnya bisa berbagai hal. Salah satunya seperti yang disinggung pada bagian sebelumnya, traffic yang tinggi pada website dan tema atau plugin yang tidak dioptimasi. Ambil contoh website WordPress. Apabila ada tema atau plugin yang tidak kompatibel dan tidak dioptimasi ,hal ini dapat berdampak sangat serius pada kinerja website Anda. Untuk itu, Anda wajib untuk menyelesaikan masalah ini.Optimasi cloud hosting adalah jawabannya.

Cara Optimasi Cloud Hosting

cloud hosting

Lalu, bagaimana cara untuk melakukan optimasi sumber daya cloud hosting? Sobat Unlimited, berikut ini adalah tips optimasi sumber daya website WordPress Anda:

  • Optimize script

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk optimasi sumber daya cloud hosting adalah menjalankan optimize script. Ini adalah tindakan mengurangi plugin yang terpakai pada website Anda. Sebelum melakukan pengurangan, Anda bisa mengecek, plugin WordPress manakah yang paling banyak memakan sumber daya paling banyak. Anda bisa melakukan pengecekan menggunakan plugin P3 Profiler.

Plugin ini membuat profil kinerja plugin website WordPress Anda dengan mengukur dampak pada waktu loading website Anda. Seringkali, WordPress loading dengan sangat lambat karena adanya plugin yang tidak dikonfigurasi dengan benar. Dengan plugin ini, Anda dapat menghilangkan apapun yang menyebabkan website Anda melambat.

  • Optimasi database menggunakan BackWPUp

Cara lainnya adalah melakukan optimasi database. Untuk melakukan optimasi database, Anda bisa menggunakan plugin BackWPUp. Plugin ini tak hanyak mengembalikan file Anda, tetapi juga dapat mengoptimalkan database. Backupnya dapat disimpan di server, Dropbox, CDN, atau di email. Akan ada sedikit konfigurasi yang harus Anda lakukan.

Dengan menginstal BackWPUp, Anda bisa mengatur jadwal dan memilih paket backup, dan apa yang harus harus di backup. Termasuk menghapus file backup yang lama dan menggantikannya dengan yang baru.

  • Membersihkan Cache menggunakan DB Cache

Jika Anda merasa membersihkan cache di WordPress menggunakan plugin lain, seperti WP Total Cache dirasa terlalu kompleks pengaturannya, Anda bisa menggunakan DB Cache sebagai solusi. Plugin ini dapat mengurangi HTTP request hingga 70%. Ini sangat berpengaruh bagi beban server itu sendiri. Banyak yang menyandingkan plugin ini bersama dengan Hypercache.

  • Menggunakan Genesis theme framework.

Genesis framework adalah theme framework populer yang banyak digunakan oleh pengguna WordPress. Framework ini dibangun menggunakan kode yang bersih, untuk tujuan efisiensi kecepatan loading website. Saat menggunakan framework ini, tampilan website WordPress Anda dapat ditingkatkan dan bisa dikustomisasi.

Pengguna Genesis Framework umumnya akan menggunakan website builder yang dikhususkan bagi mereka. Namanya Dynamik Website Builder. Builder ini dijelaskan sebagai do it yourself Genesis chil theme, yang memberikan penggunanya untuk melalukan kustomisasi website tanpa harus repot-repot melakukan coding. Kustomisasi yang bisa dilakukan antara lain mengedit footer, menambahkan widget dan dapat meningkatkan responsivitas untuk tampilan mobile dengan ratusan pengaturan desain.

  • Resize dan compress gambar

cloud hosting

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk optimasi cloud hosting adalah melakukan resizing dan compress gambar. Untuk melalukan resizing dan compress gambar, Anda bisa menggunakan Imsanity dan TinyPNG.org.

Pertama, adalah Imsanity. Imsanity berguna untuk mencegah unggahan Anda lebih besar dari ukuran yang telah Anda tentukan sebelumnya. Selain mencegah unggahan gambar berukuran besar, plugin ini juga akan mengubah ukuran gambar secara massal yang telah diunggah. Kualitas unggahannya pun terjaga. Secara default, kualitas gambar unggahan di WordPress adalah 90%. Dan Imsanity memungkinkan untuk menjaaga kualitas gambar di angka 100%.

Cara lain melakukan kompresi gambar adalah dengan menggunakan website tinypng.org. Website ini dapat digunakan untuk mengompres gambar, baik yang berformat jpg maupun png. TinyPNG mampu mengurangi ukukuran gambar dari 60% sampai 80%.

  • Menghapus Email dari server

Menghapus email dari server juga bisa menjadi cara lain untuk optimasi cloud hosting. Sebuah akun email, rata-rata menyimpan lebih dari 250MB email lama. Dan memforward ke email akun email lainnya bisa menjadi cara, tanpa harus menyimpan email di server. Buat saja forwarder email. Jika akun email sudah ada, Anda dapat menghapusnya di cPanel dan cukup menggunakan Forwarder. Setelah itu, semua email tersebut akan diteruskan ke klien tanpa harus menyimpannya di server.

  • Upgrade PHP

Bagi para pengembang, solusi terbaik untuk melakukan optimasi cloud hosting adalah upgrade versi PHP. Dengan mengupgrade PHP dari versi 5 ke versi 7, Anda akan mendapatkan website yang lebih cepat dan lebih hemat memori.

Sobat Unlimited, demikian tadi cara optimasi cloud hosting. Cloud hosting adalah solusi bagi Anda yang menginginkan web hosting yang andal dan reliabel. Optimasi cloud hosting sangat penting dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk yang mungkin saja menghampiri website Anda. Jika membuat website, pastikan untuk memilih penyedia hosting terbaik, dengan pelayanan terbaik.

Tomcat, atau sering disebut sebagai Apache Tomcat adalah salah satu aplikasi terpopuler yang didesain untuk mengeksekusi Java dan rendering web server menggunakan bahasa pemrograman Java. Aplikasi ini tersedia gratis dan open source yang dirilis oleh Apache Software Foundation. Tak heran, Apache menjadi favorit banyak developer. Karena itulah mengapa di tutorial, kami akan memberitahu Anda bagaimana cara instal Apache Tomcat di Ubuntu.

Tomcat menghasilkan file JSP atau halaman web yang di buat di server ,mirip dengan file PHP dan ASP menggunakan kode Java. Selanjutnya akan mengkompilasi file .class oleh server, sebelum dieksekusi oleh Java Virtual Machine. Sampai hari ini, Tomcat adalah salah satu web server yang paling banyak digunakan.

Keuntungan Menggunakan Apache Tomcat

Cara Instal Apache Tomcat di Ubuntu

Sebuah aplikasi webs server bisa sangat populer tentu bukan tanpa alasan. Begitu juga dengan Apache Tomcat. Tomcat sangat populer karena berbagai keuntungan yang ditawarkannya. Berikut ini adalah keuntungan menggunakan Tomcat yang harus Anda ketahui:

  • Tomcat sangat cepat dan mudah untuk di jalankan di aplikasi Ubuntu Anda. Aplikasi ini sangggup melakukan pemrosesan dengan cepat dan meningkatkan efisiensi kinerja hingga 2 lipat.
  • Keuntungan kedua menggunakan Tomcat adalah, karena Tomcat mempunyai fitur yang sangat lengkap, seperti opsi built in customization yang memungkinkan pengguna untuk bekerja lebih fleskibel.
  • Tomcat adalah aplikasi open source gratis. Ia menawarkan kemampuankustomisasi yang luas via aksesbilitas terhadap kode.
  • Keamanan ekstra menjadi daya tarik Tomcat selanjutnya.
  • Web server yang stabil. Bahkan meskipun Anda mengalami masalah, hal ini tak akan memberikan pengaruh yang signifikan pada kinerja website Anda.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Apache

Cara Instal Apache Tomcat di Ubuntu

Sobat Unlimited, artikel ini akan memandu bagaimana cara instal Apache Tomcat di Ubuntu, dan bagaimana langkah konfigurasinya. Anda dapat mengaplikasikan cara ini pada berbagai versi Ubuntu yang lebih lama.

Sebelum Anda mulai langkah instal Tomcat di Ubuntu, Anda harus menyiapkan akses non root user dengan sudo priviledge di server Anda. Anda dapat mengakses server menggunakan SSH.

Langkah 1: Menginstal Java

Sebelum Anda mulai menginstal Ubuntu, yang terlebih dulu Anda lakukan adalah mengistal Java untuk mengeksekusi Java web application code.Opn JDK adlaah program default Java yang ada di Ubuntu. Cara instal Java sendiri cukup mudah dan cepat. Anda hanya perlu mengikui langkah berikut ini:

sudo apt update

Setelah itu, Instal OpenJDK dengan menjalankan perintah sebagai berikut:

sudo apt install default-jdk

Dan sekarang, setalah JDK terinstal di sistem Anda, selanjutnya Anda bisa membuat user Tomcat menggunakan dengan mengikuti langkah selanjutnya.

Langkah 2: Membuat Tomcat User

Cara Instal Apache Tomcat di Ubuntu

Demi keamanan, Anda tak boleh menggunakan Tomcat tanpa membuat user unik. Hal ini akan membuat pemasangan Tomcat di Ubuntu menjadi lebih mudah. Anda bisa membuat user Tomcat dengan cara menjalankan perintah sebagai berikut:

sudo groupadd tomcat

langkah selanjutnya adalah membuat user Tomcat yang baru. Buat user member grup Tomcat dengan home directory opt/tomcat untuk menjalankan layanan Tomcat:

sudo useradd –s /bin/false –g tomcat d /opt/tomcat tomcat

Langkah 3: Instal Tomcat di Ubuntu

Cara terbaik untuk menginstal tomcat di Ubuntu adalah mendownload versi terakhir rilisan dari Tomcat download page dan mengkofigurasikannya secara manual. Jika versi terakhir 9.0.17 belum tersedia, Anda bisa menggunakan versi stabil yang terakhir. Anda bisa melakukannya dengan cara menyalin link file tar.gz di Binary Distribution.

Sekarang, ganti ke direktori /tmp di server Anda untuk mendownload item tersebut, yang mana Anda tak membutuhkannya lagi setelah mengekstrak konten Tomcat:

 cd /tmp

Untuk mengunduh dari tautan yang disalin dari website Tomcat, Anda bisa menggunakan perintah sebagai berikut:

curl -0 https://www-us.apache.org/dist/tomcat/tomcat-9/v9.0.17/bin/apache-tomcat-9.0.17.tar.gz

Langkah 4: Update permission

Setelah selesai menginstal Tomcat di Ubuntu, sekarang saatnya Anda untuk mengatur pengguna Tomcat agar memiliki akses penuh ke Tomcat. User perlu akses masuk ke direktori. Ikuti langkah-langkah di bawah:

sudo mkdir /opt/tomcat

cd /opt/tomcat

sudo tar xzvf /tmp/apache-tomcat-9.0.*tar.gz –C /opt/tomcat  –strip-components=1

Sekarang Anda dapat memberikan grup Tomcat atas seluruh direktori instalasi dengan perintah chgrp:

sudo  chgrp –R tomcat /opt/tomcat

Selanjutnya, Anda dapat menambahkan akses pengguna Tomcat ke conf directory untuk melihat konten dan menjalankan akses ke direktori itu sendiri:

sudo chmod –R g+r conf

sudo chmod g+x conf

Selanjutnya, Anda bisa menjadikan pengguna Tomcat memiliki akses aplikasi web direktori, temp, dan log:

sudo chown –R tomcat webapps/ work/ temp/ logs/

Langkah 5: Membuat system Unit File

Selanjutnya, Anda perlu membuat file untuk menjalankan Tomcat sebagai layanan. Silakan buka editor teks Anda dan buat nama file tomcat.service di / etc /system / system /:

sudo nano /etc/system/system/tomcat.service

Selanjutnya, salin dan tempel konfigurasi berikut ini:

[Unit]
Description=Apache Tomcat Web Application Container
After=network

[Service]
Type=forking

Environment=JAVA_HOME=/usr/lib/jvm/java-1.8.0-openjdk-amd64/jre
Environment=CATALINA_PID=opt/tomcat/temp/tomcat.pid
Environment=CATALINA_Home=/opt/tomcat
Environment=CATALINA_BASE=/opt/tomcat
Environment=’CATALINA_OPTS=-Xms512M –Xmx1024M –server –XX:+UserParallelGC’
Environment=’JAVA_OPTS.awt.headless=true –Djava.security.egd=file:dev/v/urandom’

ExecStart=/opt/tomcat/bin/startup.sh
ExecStop=/opt/tomcat/bin/shutdown.sh

User=tomcat
Group=tomcat
UMask=0007
RestartSec=10
Restart=always

[Install]

WantedBy=multi-user.target

Simpan dan tutup file tersebut setelah memasukkan command diatas.

Selanjutnya, buatlah notifikasi pada sistem bahwa Anda telah membuat file baru dengan mengluarkan perintah sebagai berikut:

sudo systemct1 daemon-reload

Perintah dibawah ini akan memberikan Anda akses untuk mengeksekusi layanan Tomcat:

cd /opt/tomcat/bin

sudo .startup.sh.run

Langkah 6: Menyesuainan firewall

Cara Instal Apache Tomcat di Ubuntu

Sangat penting untuk menyeuaikan firewall sehingga request sampai ke layanan. Tomcat menggunakan port 8080 untuk menerima permintaan konvensional. Izinkan traffic ke port tersebut dengan menggunakan UFW:

 sudo ufw allow 8080

Ikuti perintah dibawah ini untuk mengakses halaman splash dengan mengunjungi domain atau alamat IP Anda dan diikuti oleh 8080 di web browser – http: // IP:8080

Langkah 7: Konfigurasi Tomcat Web Management Interface

Silakan ikuti perintah dibawah ini untuk menambahkan loggin ke akun pengguna Tomcat Anda dan edit file tomcat-users.xml:

sudo nano /opt/tomcat/conf/tomcat-users.xml

Sekarang tetapkan user yang berhak mengakses file dan menambahkan username serta password:

tomcat-users.xml – Admin User
<tomcat-users . . .>
<tomcat users . . .>
<user username=”admin” password=”password” roles=”manager-gui,admin-guy”/>
</tomcat-users>

Untuk Manager app, silakan masukkan perintah

sudo nano /opt/tomcat/webapps/manager/META-INF/context.xml

Untuk Host Manager app silakan tulis:

sudo nano/opt/tomcat/webapps/host-manager/META-INF/context.xml

Untuk merestart Tomcat service dan melihat hasilnya, silakan masukkan perintah sebagai berikut:

sudo systemct1 restart tomcat

Langkah 8: Akses online

Kini, setelah Anda mempunyai user Tomcat, Anda dapat mengakses tampilan manajemen web di browser. Sekali lagi, Anda dapat mengaksesnya dengan memberikan nama domain atau alamat server Anda diikuti oleh port 8080 di browser Anda. http:server_domain_or_IP:8080

Kemudian cek Manager App yang dapat diakses via http://server_domain-or_IP:8080/manager/html.

Pastikan bahwa Anda telah memasukkan kredensial akun ke file tomcat-users.xml

Anda dapat menggunakan web application manager untuk mengatur aplikasi Java. Anda dapat memulai, menghentikan, reload, deploy, dan undeploy menggunakan aplikasi ini. Dan terakhir, ia dapat menyediakan data tentang server Anda di bagian halaman yang paling bawah.

Sekarang, silakan cek Host Manager yang dapat diakses via http://server_domain_or_IP:8080/host-manager/html/

Dari halaman Virtual Host Manager, Anda juga dapat menambah virtual host yang baru dengan mengikuti panduan dari aplikasi.

Kesimpulan

Demikian artikel cara instal Apache Tomcat di Ubuntu. Dengan dukungan komunitas yang besar, Apache Tomcat menjadi salah satu web server yang direkomendasikan, termasuk oleh Unlimited.ID.

 

Bagi orang yang baru pertama kali mengenal website, umumnya akan timbul beberapa pertanyaan mendasar. Pertanyaan tersebut antara lain apa itu domain, dan apa fungsi domain? Tentu sah-sah saja masih banyak orang yang bertanya-tanya. Karena ternyata masih ada sebagian orang yang tidak mengetahui pasti pengertian dan fungsi domain. Nama domain sendiri terdiri atas dua elemen dasar. Yaitu nama website dan nama domain. Mari ambil contoh nama domain unlimited.id. Ia memuat nama website, dalam hal ini Unlimited dan ekstensi nama domain pada (.id). Pada saat Anda membeli nama domain, Anda bisa menentukan server agar nama domain yang Anda beli bisa diarahkan.

Siapa yang Berwenang Atas Nama Domain?

fungsi domain

Pertanyaan yang timbul selanjutnya adalah, siapa yang berwenang untuk mengeluarkan nama domain? Yang berwenang untuk menentukan ekstensi nama domain adalah ICANN, atau Internet Corporation for Assigned Names dan Numbers. Selain mempunyai wewenang menentukan ekstensi nama doman, ICANN juga bertugas menjaga database agar tetap fokus pada kemana nama domain tersebut mengarah.

Website terdiri atas dua elemen utama, yaitu nama domain dan web server. Webs server adalah mesin fisik yang menyimpan semua file dan database yang menjadi komposisi website Anda dan menampilkannya pada pengunjung yang mengunjungi website Anda. Sedangkan nama domain adalah nama yang diketik oleh para pengunjung di kotak pencarian mesin pencari agar website Anda bisa dibuka dan diakses.

Tanpa nama domain, tentu akan sangat merepotkan jika orang harus mengetikkan alamat IP yang terdiri atas susunan angka-angka tersebut.

Cara Kerja Domain

Seperti yang telah disebutkan diatas, fungsi domain yang utama adalah untuk memudahkan orang untuk mengakses website Anda. Tanpa ada nama domain, pengguna akan memasukkan alamat IP untuk mengakses dan membuka website. Hanya saja, alamat IP yang berupa angka sangat panjang dan sulit diingat.

Mari ambil contoh, Unlimited.id adalah nama domain. Tentu juga mempunyai alamat IP. Alamat IP mengarah ke server, tetapi jika pengunjung ingin menggunkannya, alamat tersebut tidak bisa digunakan. Mengakses alamat IP sangat merepotkan dan hanya buang-buang waktu. Tak heran, para pemiliki website mempercayakan layanan provider seperti Unlimited dengan berbagai paket hosting menarik yang ditawarkannya.

Salah satu fitur krusial yang dimiliki oleh domain adalah kemampuan redirect. Redirect atau pengalihan berfungsi untuk memudahkan pengguna untuk mengalihkan pengunjung ke situs lainnya. Fungsi domain yang satu ini sangat berguna ketika Anda mengarahkan pengunjung ke landing page.

Selain itu, redirect juga berfungsi untuk menghindari kesalahan penulisan nama domain. Misalnya Anda yang ingin mencari berita sepakbola di situs dan Anda menulis alamat yang tidak benar www.gol.com.  Dengan redirect, Anda akan diarahkan ke website yang benar, yaitu goal.com.

Jenis Domain dan Fungsinya

fungsi domain

Di dunia ini, banyak sekali jenis dan tipe domain, beserta fungsinya masing-masing. Semua sudah sesuai dengan peruntukannya. Secara umum, domain terbagi menjadi tiga kategori. Yakni Top Level Domain, Second Level Domain, dan Third Level Domain. Berikut adalah penjelasan masing-masing dari tiga kategori tersebut:

Top Level Domain

Seperti Namanya, domain kategori ini adalah strata tertinggi dari system domain yang ada di internet. Ada ribuan top level domain yang bisa Anda gunakan. Beberapa TLD yang paling populer antara lain .com, .org, .net, .edu.

TLD secara resmi dikelola oleh lembaga bernama IANA atau Internet Assigned Numbers Authority. IANA juga mencatat bagian dari TLD, seperti ccTLD dan gTLD.

ccTLD atau County Code Top Level Domain memuat domain yang terdiri atas dua huruf dan berdasarkan pada kode negara di tingkat internasional. Misalnya .id untuk Indonesia, .sg untuk Jepang, atau .us untuk United States. Fungsi domain ccTLD umumnya digunakan oleh website yang didedikasikan untuk area tertentu. Domain tersebut tampil sebagai penanda bahwa website tersebut berada di negara atau di wilayah yang ditargetkan.

Sedangkan gTLD atau Generic Top Level Domain ditujukan untuk penggunaan yang spesifik. Misalnya .edu adalah fungsi domain untuk institusi pendidikan. Contoh lain dari penggunaan gTLD seperti .mil yang digunakan institusi militer, .gov untuk website pemerintah, atau .org, ekstensi domain yang umum digunakan oleh lembaga nirlaba dan organisasi.

Second level domain

Second Level Domain,atau SLD adalah turunan dari TLD yang bertujuan untuk penggunaan yang lebih spesifik lagi. Contoh dari SLD adalah ekstensi domain .co.id, .ac.id, atau biz.id. Dimana masing-masing ditujukan untuk pengguna dari kalangan corporate, universitas, dan komunitas bisnis.

Subdomain

Subdomain, atau bisa juga dikenal dengan Third Level Domain. Domain kategori ini adalah tipe domain turunan yang umumnya digunakan oleh banyak website untuk memudahkan pengunjung mengakses konten tertentu yang lebih spesifik. Subdomain umumnya terletak di awal domain utama dengan tanda dot (.). Jadi pola penggunaannya akan sangat fleksibel sesuai dengan kebutuhan pemiliki website.

Tips Menentukan Nama Domain

fungsi domain

Untuk memilih nama domain memang tergolong tricky. Pasalnya, ini berkaitan dengan branding yang akan Anda bangun pada website Anda. Berikut ini adalah tips memilih nama domain untuk website:

Nama domain mengandung kata kunci

Pilihan pertama yang bisa dilakukan saat menentukan nama domain adalah, memilih nama domain yang mengandung kata kunci atau keyword. Hal ini penting untuk memberikan kemudahan bagi situs website Anda saat diramban oleh mesin pencari.

Menyesuaikan tema website

Dalam menentukan nama website, mempertimbangkan dengan menyesuaikan tema website juga bisa menjadi opsi yang bagus. Dengan membuat website yang sesuai dengan tema, hal ini akan bermanfaat seperti dalam mendeskripsikan fungsi website Anda.

Misalnya saja website Anda berhubungan dengan fashion, maka buatlah nama website yang mencerminkan segala hal yang berkaitan dengan fashion.

Buatlah nama yang pendek dan mudah diingat

Faktor lainnya yang tak kalah penting saat membuat website adalah nama yang mudah diingat. Ingat tujuan adanya nama domain adalah untuk memudahkan pengguna dengan mudah mengakses website Anda. Jika nama website Anda sulit diingat, bukan tidak mungkin pengunjung tidak akan kembali ke website Anda. Karena kesulitan mengingat namanya. Dengan nama domain yang pendek dan mudah diingat, memperbesar peluang pengunjung untuk kembali ke website Anda.

Hindari penggunaan symbol

Ketika memilih sebuah nama domain, sebisa mungkin hindari penggunaan simbol. Ketika Anda menggunakan simbol pada nama website Anda, akan sangat menyusahkan bagi orang untuk mengetikkan nama website Anda. Inilah yang harus Anda pikirkan masak-masak, untuk menghindari penggunaan simbol saat menamai website.

Mempertimbangkan memakai nama bisnis

Jika Anda bermaksud menggunakan website untuk melakukan aktivitas pemasaran, alangkah baiknya untuk mempertimbangkan menggunakan nama merek Anda sebagai nama website. Dengan cara ini Anda bisa lebih mudah untuk memperoleh semua yang Anda butuhkan. Tentunya yang berkaitan dengan aktivitas pemasaran.

Kesimpulan

Sobat Unlimited, fungsi domain sangat penting untuk website. Dengan memahami pengertian domain secara mendalam ,akan menambah wawasan bagi Anda yang ingin mempelajarai tentang website dan hosting. Semoga artikel ini bermanfaat.