Mencari pekerjaan, relasi bisnis, atau update pengetahuan pada masa kini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari mengikuti kursus, seminar, job fair, hingga menggunakan sosial media. Ya, berkat kecanggihan teknologi, proses mencari kerja tidak lagi sesulit dulu. Dan Anda bisa melakukannya menggunakan media sosial. Media sosial yang dianggap “professional” dan digunakan untuk mencari kerja adalah LinkedIn. Nama ini mungkin sudah tidak asing lagi.

Tetapi tidak seperti kebanyakan media sosial lainnya, LinkedIn adalah website media sosial professional, yang dirancang untuk membantu penggunanya menjalin hubungan bisnis, berbagi pengalaman dan portofolio, serta tentu saja mencari pekerjaan.

Nah, agar akun LinkedIn Anda dilirik oleh para perekrut, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah profil LinkedIn. Semakin baik profil Anda, semakin besar pula peluang Anda untuk di-hire perekrut. Karena itu pada artikel ini, Kami akan membagikan cara membuat profil LinkedIn agar terlihat professional. Jadi, Sobat Unlimited, simak artikel ini sampai selesai, ya.

Apa Itu LinkedIn?

cara membuat profil LinkedIn

Sebelum membahas lebih jauh cara membuat profil LinkedIn terlihat lebih professional, tahukah Anda dengan LinkedIn? Meskipun sudah familiar, tetapi tak sedikit orang yang masih belum memahami apa itu LinkedIn dan bagaimana cara menggunakannya.

Terutama untuk para pemula yang baru mendengar nama LinkedIn. LinkedIn adalah media sosial yang dirancang khusus untuk menghubungkan para pekerja professional dan pebisnis. Pada tahun 2020 sendiri, LinkedIn telah digunakan lebih dari 700 juga orang untuk mengembangkan karier dan bisnis mereka.

Pengguna media sosial yang identik dengan warna biru ini tersebar hampir di tiap negara yang ada dunia dan nyaris mencakup semua industri. Fakta mencengangkannya adalah, banyak eksekutif perusahaan yang masuk ke grup Fortune 500 juga mempunyai akun LinkedIn.

Untuk Anda yang belum tahu, Fortune 500 adalah daftar tahunan yang disusun dan diterbitkan oleh majalah Fortune yang memberikan peringkat 500 perusahaan umum dan milik pemerintah. Sistem pemeringkatannya sendiri berdasarkan pendapatan kotor.

Pengguna juga akan menemui iklan di LinkedIn. Tetapi yang harus disyukuri adalah bahwa iklan yang ada di LinkedIn tidak semasif di media sosial lain. Iklan yang muncul di LinkedIn masih lebih “ramah”.

Terlepas dari target penggunanya yang menyasar para professional, LinkedIn bisa dikatakan sangat mirip dengan website media sosial lainnya, salah satunya Facebook. Ini tak lepas dari pada prinsip-prinsip seperti terhubung ke teman (bahasa LinkedIn disebut “koneksi”), memposting update berbagi dan menyukai konten, serta berkirim pesan dengan pengguna lainnya.

Baca Juga :7 Rekomendasi Situs Untuk Belajar Desain Interior Gratis 

Cara Membuat Profil LinkedIn Agar Terlihat Profesional

LinkedIn adalah media sosial dengan konsep yang unik. Yang mana sebagian besar penggunanya adalah para professional dengan beragam latar belakang keahlian. LinkedIn kerap dijadikan sebagai CV digital untuk memperkenalkan diri penggunanya. Hal ini dapat terlihat bagaimana seriusnya para pengguna LinkedIn untuk selalu mengupdate profil mereka.

Berikut ini adalah cara membuat profil LinkedIn terlihat lebih professional:

1. Sempurnakan Headline Profil Anda

cara membuat profil LinkedIn

Cara pertama agar halaman profil LinkedIn Anda terlihat lebih professional adalah dengan menyempurnakan headline profil. Headline profil memiliki fungsi layaknya cover pada koran atau majalah. Terkadang orang menilai konten cover, profil yang tidak lengkap dan terkesan asal-asalan akan memberikan kesan yang buruk.

Jika Anda tidak memilih headline Anda sendiri, maka LinkedIn secara otomatis akan menggunakan status pekerjaan Anda saat ini sebagai headline. Buatlah headline dengan kata yang singkat, padat, dan penuh makna. Apapun headline Anda, pastikan yang Anda cantumkan adalah benar dan tidak dibuat-buat.

2. Gunakan Foto Profil yang Profesional

LinkedIn adalah media sosial yang ditujukan untuk seorang professional. Maka, pastikan Anda memilih foto profil dengan kualitas tinggi, menarik, meyakinkan dan menunjukkan wajah Anda dengan sangat jelas. Foto profil yang professional tidak mengharuskan Anda untuk mengenakan jas. Anda diperbolehkan untuk sedikit bergaya asal tetapi terlihat sopan dan professional.

Ini adalah cara terbaik untuk mempersonalisasi profil Anda dan membantu orang lain untuk mengenali Anda dengan mudah.

3. Mengoptimalkan Ringkasan

Hal lain yang tak boleh luput dari perhatian ketika membuat profil LinkedIn adalah halaman “Summary” atau “Ringkasan” di bagian atas halaman profil Anda. Pada bagian “Ringkasan”, isilah dengan rangkuman karier Anda hingga saat ini. Namun simpan sebagian besar detail untuk bagian “pengalaman” di profil Anda.

Ringkasan berfungsi untuk memperkenalkan diri ke jaringan Anda, menunjukkan keterampilan, sorotan karier, tujuan dan motivasi yang Anda punya. Pastikan untuk tidak menulis dengan kalimat yang berlebih dan bermetafora. Gunakanlah kalimat yang singkat, padat, dan jelas.

4. Mengisi Bagian Pengalaman Kerja Sejelas Mungkin

Sama seperti pada resume atau CV, Anda juga perlu untuk memberikan gambaran lengkap tentang karier Anda hingga saat ini. Untuk setiap posisi yang pernah Anda jalankan, penting juga untuk menyertakan deskripsi mengenai peran dan tanggung jawab Anda di perusahaan tersebut.

Pastikan Anda memberikan highlight pada pencapaian penting yang pernah diraih. Dengan begitu, perekrut tidak perlu membaca pengalaman kerja Anda yang lain. Karena telah melihat di mana keunggulan Anda.

5. Rekomendasi

cara membuat profil LinkedIn

Profil LinkedIn yang baik paling tidak memiliki satu rekomendarsi. Langkah yang bisa Anda lakukan adalah coba bertanya kepada pemberi kerja yang relevan untuk memberikan rekomendasi mengenai pekerjaan Anda.

Biarkan mereka menuliskan pujian mengenai kinerja Anda. Cara ini bisa menarik perekrut untuk mengetahui lebih banyak hal tentang Anda. Ini juga dapat memperbesar peluang Anda untuk direkrut.

6. Membagikan Karya

Jika Anda memiliki hasil karya yang telah dipublikasikan, sangat penting untuk menaruhnya di halaman profil LinkedIn Anda. Dengan menambahkan hasil karya,tentu akan memperkaya profil dan portofolio Anda. Perekrut pun akan lebih mudah untuk melihat karya-karya yang telah Anda hasilkan.

7. Membuat URL Publik

Pada beberapa kesempatan, misalnya ketika sedang membuat CV untuk melamar kerja, Anda akan ditanya mengenai profil LinkedIn publik Anda. Secara default, umumnya LinkedIn akan memberikan URL publik yang acak dan panjang. Kabar baiknya adalah, LinkedIn memperbolehkan penggunanya untuk mengubah URL publik tersebut menjadi nama pengguna sendiri.

Berikut cara mengubah URL publik di LinkedIn:

  • Klik menu Privacy & Settings
  • Klik Edit Public Profile
  • Ubah URL publik Anda di bagian pojok kanan atas

Setelah itu, secara otomatis profil URL Anda telah terupdate. Anda akan lebih siap untuk membagikan URL publik, dan pastinya terlihat lebih professional.

Penutup

Sebagai media sosial yang ditujukan khusus untuk para professional, sangat perlu bagi Anda untuk membuat profil LinkedIn yang rapi dan terlihat professional. Semoga artikel memberikan inspirasi bagi sobat Unlimited tentang cara membuat profil LinkedIn yang tepat.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *