Jetpack adalah salah satu plugin di WordPress yang paling populer, bersama Yoast SEO. Aplikasi besutan Automattic memiliki banyak fitur terbaik yang dapat berjalan di self hosted WordPress Anda. Sehingga Anda harus tahu cara instal plugin Jetpack. Bagi Anda yang terbiasa menjalankan website menggunakan CMS WordPress. Plugin ini dapat membantu Anda mengatasi berbagai hal yang berkaitan dengan website Anda. More »

Jika Anda sedang mendalami website, mempelajari server sangat penting untuk memenuhi kebutuhan standar teknologi website saat ini. Dengan adanya DNS (Domain Name Server), maka semua orang dapat menulis domain di web browser Anda, sehingga akan menemukan domain tersebut saat melakukan pencarian di internet. Yang menjadi dasar dari DNS adalah DNS server di dunia. Bisa dibilang, DNS memiliki peran yang sangat penting, bahkan banyak yang menyebut DNS sebagai jantungnya internet. Kerena itu, penting untuk tahu pengertian DNS dan cara kerjanya. More »

Mempunyai website yang aman dengan performa yang memuaskan adalah idaman semua orang yang memiliki website. Banyak cara yang dapat ditempuh oleh para pemilik website untuk meningkatkan performa dan keamanan website tersebut. Salah satu hal yang paling populer adalah dengan adanya keuntungan menggunakan cloudflare. Penyedia layanan CDN atau yang biasa dikenal dengan content delivery network. More »

Jika website Anda memilliki konten dengan multibahasa, Anda harus mengetahui dan memahami penggunaan hreflang attribute. Hreflang adalah atribut HTML yang simpel. Tetapi hal ini sangat menantang. Ahli digital marketing Google, John Mueller mendeskripsikan hreflang sebagai salah satu aspek paling kompleks dari SEO. Maka dari itu, hreflang tag sangat penting untuk dipelajari More »

Saat akan membuat website, tentu Anda akan memerlukan beberapa versi desain website. Dan tidak semua versi desain web tersebut bisa Anda gunakan. Jadi sebagai pengguna, Anda harus memilih salah satu. Di sinilah permasalahan akan muncul. Desain website manakah yang ingin Anda pilih? Dan tak perlu khawatir, Anda dapat melakukan A/B testing. Lalu, apa pengertian A/B testing itu sendiri? More »

Sobat Unlimited, desain sudah ada dan dikenal dalam waktu yang lama. Ia digunakan untuk menyampaikan pesan. Media yang digunakan juga bervarias. Dimulai dari ukiran batu hingga ke zaman di mana gawai elektronik adalah makanan sehari-hari. Dan agar pesan yang dibawa dapat ditangkap dengan baik oleh pembaca sangat tergantung pada elemen yang ada pada desain tersebut. Setiap elemen dalam desain harus dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan menyampaikan pesan dengan jelas. Oleh karena itu, pada artikel ini kita akan bersama-sama mempelajari apa itu visual hierarchy dan mengapa ia sangat penting untuk meningkatkan pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan produk.

Apa itu visual hierarchy?

visual hierarchy

Sebelum lebih jauh membahas tentang pentingnya penggunaan visual hierarchy, alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu pengertian visual hierarchy. Visual hierarchy digunakan untuk memberi tingkatan elemen desain dan pengaruh dalam urutan yang Anda inginkan, ketika terlihat oleh pengguna. Dengan menggunakan prinsip-prinsip seperti kontras, skala, keseimbangan, dan masih banyak banyak lagi.

Elemen-elemen yang ada di harapkan dapat membantu menyampaikan pesan dalam desain kepada pembaca.

Mengapa visual hierarchy penting di UX Design?

visual hierarchy

Sekarang mari kita membicarakan tentang kenapa visual hierarchy penting pada bidan UX desgn. Visual hierarchy dapat memainkan peran penting dalam perencaan struktur informasi Anda. Tujuannya tak lain untuk membantu pembaca menavigasi produk Anda lebih mudah.

Hal ini sekaligus dapat mengurangi upaya yang dilakukan oleh pembaca untuk berinteraksi dengan produk Anda. Karena bagaimanapun, UX design adalah tentang menghilangkan upaya berlebihan dan meningkatkan nilai guna suatu produk.

Prinsip dasar Visual Hierarchy

Lantas, apakah prinsip dasar dari visual hierarchy? Ini adalah pertanyaan yang penting untuk dijawab, karena desainer akan dipaksa untuk memikirkan banyak hal saat bekerja berkat framework yang responsif.

Desainer dituntut memandu mata pembaca menuju informasi yang paling penting dengan konten yang padat dengan teks dan rentang informasi yang pendek. Karena itulah, sebagai desainer, Anda harus bekerja dengan 6 prinsip visual hierarchy. Berikut adalah keenam prinsip visual hierarchy tersebut:

  1. Pola membaca

Masing-masing budaya di dunia memiliki cara membacanya sendiri-sendiri. Ada budaya membaca dari atas ke bawah, dan lebih banyak lagi yang membaca dari kiri ke kanan. Kebudayaan-kebudayaan itulah yang kelak juga sangat mempengaruhi seorang desainer tentang bagaimana cara menyampaikan pesan kepada pembaca.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang pertama kali akan memindai halaman untuk mengetahui apakah mereka akan tertarik untuk membaca lebih lanjut apa yang ada di depan mereka. Pola pemindaian sendiri cenderung mengambil satu dari dua bentuk huruf yaitu “F”dan “Z”. Anda dapat menggunakan dua pola ini dalam desain yang Anda buat.

  • F pattern

F pattern biasanya digunakan untuk halaman website tradisional, teks-teks berat, atau postingan blog. Pembaca akan memindai ke sisi kiri halaman, mencari kata kunci yang menarik dalam judul di sebelah kiri atau awal kalimat. Lalu akan berhenti dan membaca ke kanan saat mereka mendapati sesuatu yang menarik.

Hasilnya akan terlihat seperti hruf “F”, dan tak jarang pula membentuk huruf “E”. Cara mengaplikasikannya pun cukup mudah. Anda dapat mensejajarkan informasi penting dan gunakan tajuk berita pendek, tebal, dan memuat poin-poin penting. Ini akan menarik perhatian.

  • Z pattern

Untuk “Z” pattern banyak diaplikasikan pada halaman iklan dan halaman utama website. Dimana, informasi tidak harus disajikan dalam blok paragraf. Mata pembaca pertama kali akan memindai bagian atas halaman, tempat dimana informasi penting ditemukan, kemudian beralih ke sudut diagonal berlawanan. Dan melakukan hal yang sama di bagian bawah halaman.

Desainer akan membuat halaman yang secara eksplisit dan menempatkan informasi penting di sudut-sudut halaman. Serta mengarahkan informasi penting lainnya di sepanjang bilah atas dan bawah secara diagonal.

  1. Ukuran

Membicarakan tentang ukuran, Anda harus tahu satu hal: Orang membaca hal yang lebih besar terlebih dahulu. Penentuan ukuran adalah prinsip yang sangat mendasar dan krusial, yang dapat memberikan elemen penting dan membantu menarik perhatian pemirsa.

Dengan meningkatkan skala elemen, ,Anda dapat menarik perhatian. Namun Anda harus hati-hati jangan membuat ukuran yang terlalu besar, karena dapat mengurangi keterlihatan elemen lainnya.

  1. Pemilihan warna

visual hierarchy

Dalam desain penggunaan sangat penting karena dapat memberi arti penting pada elemen desain. Warna-warna yang lebih cerah umunya dapat menarik perhatian daripada warna-warna yang cenderung datar.

Demikian pula warna dengan kontras yang lebih tinggi akan tampak lebih dekat ke pemirsa. Sedangkan bila menggunakan satu warna cerah sebagai titik fokus dapat membantu dan menarik perhatian. Di manapun Anda menembpatkan warna tersebut dalam desain Anda.

  1. Perspektif

Sebagian besar interface, seperti situs website dan aplikasi dirancang untuk menjadi dua dimensi, sehingga terlihat datar. Dengan memainkan perspektif desainer dapat membuat ilusi jarak dan pemisahan dalam elemen Anda, untuk membawa fokus pada area penting desain Anda.

Beberapa cara untuk memberikan ilusi perspektif adalah dengan meningkatkan ukuran elemen dalam hubungannya dengan pembacanya. Bisa juga dengan menambahkan efek paralaks yang memberikan efek gerak semu secara perlahan.

  1. Tipografi

Pemilihan tipografi adalah hal penting lain dalam visual hierarchy. Pemilihan tipografi yang tepat dapat memberikan karakter yang pada website Anda dan dapat menarik pembaca di area tertentu. Tipografi dengan ukuran dan bobot yang tepat juga dapat digunakan agar elemen teks menjadi lebih menonjol.

Untuk website sendiri, umumnya dirancang menggunakan heading yang berbeda untuk memberikan arti penting terkait konten yang dimuatnya. Penggunaan header ini akan sangat membantu pembaca untuk memindai halaman teks, sehingga mereka tertarik dengan bagian tertentu dari desain Anda.

  1. Space

Space, atau bisa diartikan sebagai spasi berguna untuk memberikan pembaca untuk sedikit “bernafas” saat melihat konten Anda. Ketika Anda pertama kali mulai mengerjakan desain, semua bermula dari kanvas kosong tentunya.

Whitespace adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jarak antar elemen dalam suatu desain. Ini dapat digunakan untuk mengelompokkan elemen bersama atau memisahkannya, untuk memberikan atensi pada pembaca.

Kesimpulan

Pada desain apapun, visual hierarchy sangat penting adanya. Sebenarnya tak hanya pada karya visual saja, tetapi pada media apapun, aspek visual memang tak boleh dilewatkan begitu saja. Bukan sebatas untuk estetika, tetapi juga fungsionalitas.

Sobat Unlimited,demikian artikel tentang visual hierarchy kali ini. Semoga bermanfaat.

Di era internet seperti saat ini, peran sebuah website sangat penting. Selain sebagai tempat untuk menuangkan isi pikiran lewat blog, dan bagi beberap orang website dapat digunakan sebagai portofolio. Apakah Anda seorang desainer atau fotografer yang sedang mencari cara termudah untuk membangun web portofolio menggunakan WordPress. Di luar sana, ada banyak plugin WordPress terbaik yang memungkinkan Anda untuk dengan mudah, dengan membangun website portofolio yang indah. Namun, menemukan plugin untuk portofolio yang paling bagus memang tidak mudah. Terutama bagi para pemula.

Anda perlu menemukan plugin yang membuat pekerjaan Anda menonjol, memuat dengan cepat, dan terlihat bagus di perangkat seluler. Sobat Unlimited, artikel ini akan membantu Anda menemukan plugin website terbaik untuk desainer.

Theme portofolio vs Portofolio plugin

plugin wordpress terbaik

Banyak tema portofolio WordPress yang dilengkapi fungsionalitas bawaan untuk membuat website portofolio. Hal ini yang menjadikan pertanyaan banyak orang, mengapa ada yang mau menggunakan plugin sementara ada tema yang mungkin lebih memudahkan.

Sobat, tema di WordPress lebih menekankan pada tampilan visual situs website Anda. Ini termasuk warna, gaya, tata letak, dan presenteasi konten Anda.

Di sisi lain, plugin adalah langkah yang tepat untuk menambah fungsi dari WordPress Anda. Seperti slider, form kontak, dan masih banyak lagi. Banyak yang menyarankan pengguna menggunakan plugin. Karena mendapati tema memiliki kelemahan.

Menggunakan tema untuk fungsionalitas website akan mengikat website Anda dengan tema tersebut. Jika Anda mengubah tema, maka kemungkinan besar Anda dapat kehilangan data portofolio Anda. Sedangkan jika menggunakan plugin, Anda tak perlu takut kehilangan data portofolio tersebut.

Plugin terbaik WordPress Untuk Desainer

Berikut ini adalah plugin terbaik WordPress untuk desainer yang patut Anda coba:

  1. WP Portofolio

Bagi Anda yang sedang mencari plugin website untuk desainer terbaik, WP Portofolio bisa menjadi pilihan. Plugin ini sangat cocok untuk Anda yang berprofesi sebagai fotografer, desainer, maupun pekerja digital kreatif.

Plugin besutan Astra Theme ini menawarkan banyak fungsi yang Anda butuhkan. Ia mempunyai berbagai pilihan style, tata letak, mendukung semua file media ,dan mudah dikustomisasi tanpa harus menuliskan kode CSS.

Dan yang paling penting, semua portofolio Anda akan terlihat hebat saat tampil di perangkat mobile dan desktop.

  1. Envira Gallery

Envira Gallery adalah plugin premium WordPress yang khusus didedikasikan untuk Anda, para desainer dan fotografer untuk memajang karya terbaik. Dengan Envira, pengguna akan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan saat membuat portofolio.

Anda dapat membuat galeri yang memuat portofolio berikut dengan deskripsi dan detail tambahan. Anda juga dapat menambahkan kumpulan galeri ke sebuah album. Hanya beberapa kali  klik, dan karya-karya Anda akan tersusun dengan rapi dan jelas.

  1. Visual Portofolio

Plugin website untuk desainer selanjutnya adalah Visual Portofolio. Ia datang dengan tata letak yang variatif. Anda ingin apa: grid, tiles, hingga carousel. Ada semua. Hebatnya, Visual Portofolio juga memiliki fitur blok Gutenberg yang akan memudahkan pekerjaan saat menambahkan portofolio dimanampun yang Anda suka.

Dan untuk meningkatkan pengalaman pengguna saat menjelajahi website portofolio Anda, tersedia fitur sortir.

  1. GridKit Portofolio Gallery

plugin wordpress terbaik

Di urutan selanjutnya ada nama GridKit Portofolio Gallery adalah plugin portofolio dengan desain yang cukup simpel. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengelola item portofolio proyek dan terdapat fitur sortir. Ia hadir dengan dukungan editor blok dari WordPress yang baru, dengan dukungan shortcode untuk editor yang lebih lawas.

Hanya saja, plugin ini memiliki tata letak yang terbatas. Jika ingin layout yang lebih banyak pilihan, Anda bisa mengupdatenya ke versi premium.

  1. Meow Gallery

Jika Anda menginginkan plugin galeri gratis dan memiliki dukungan blok Gutenberg, Meow Gallery adalah jawabannya. Plugin ini memungkinkan Anda untuk mengorganisasi portofolio dengan sangat indah.

Dan seperti plugin untuk desainer terbaik lainnya, Meow Gallery datang dengan tampilan layout yang bervariasi. Sebagai pengguna, Anda dapat memilih berapa banyak kolom yang ingin ditampilkan. Juga termasuk beberapa tambahan add on plugin untuk menambah fungsionalitasnya. Antara lain seperti lightbox, audio commentary, tautan eksternal, dan lain sebagainya.

  1. Genesis Portofolio Pro

Jika Anda adalah pengguna tema StudioPress atau tema lain yang dibuat dan dikembangkan oleh Genesis, maka Anda juga harus mencoba plugin Genesis Portofolio Pro.

Secara spesifik, plugin ini memiliki karakter yang hampir sama dengan tool buatan Genesis lainnya. Portofolio pro akan memudahkan Anda untuk membuat item portofolio. Template yang tersedia memungkinkan Anda untuk menampilkan gambar utama dari portofolio Anda.

Plugin ini mempunyai tampilan yang minimalis, dan tidak banyak terdapat fungsi tambahan.Bisa dibilang, ini sangat cocok buat Anda, para desainer yang ingin memiliki tampilan website yang minimalis.

  1. NextGen Gallery

NextGen Gallery adalah plugin WordPress populer untuk membuat galeri gambar, album, dan portofolio fotografi. Plugin ini begitu disukai banyak desainer, baik pemula maupun ahli. Interfacenya sangat intuitif untuk membuat galeri.

Fitur yang dimilikinya antara lain multiple style, pilhan tata letak yang beragam yang support untuk menamplikan album. Sebagai pengguna, Anda dapat membuat berbagai macam bentuk tampilan. Seperti carousel, slider, portofolio kompak, album, bahkan tata letak bergaya timeline, bisa Anda buat.

  1. Modula Image Gallery

plugin wordpress terbaik

Website berbasis WordPress dapat ditingkatkan performanya untuk menampilkan galeri gambar. Dan salah plugin yang dapat meningkatkan performa tersebut adalah Modula. Plugin yang satu ini menawarkan pengalaman terbaik bagi Anda yang membutuhkan plugin yang dapat dikustomisasi dengan leluasa. Sangat fleksibel dan cocok digunakan tak hanya oleh Anda para desainer, tetapi juga praktisi website.

  1. Monarch

Monarch adalah salah satu plugin media sosial terbaik yan saat ini ada di WorPress. Sebaga desainer, tentu Anda ingin mendapatkan lalu lintas yang tinggi dari media sosial, bukan?

Apalagi saat ini share di media sosial dapat menjadi kunci perkembangan sebuat website.

  1. Soliloquy

Di urutan kesepuluh, Soliloquy adalah pilihan yang bagus jika Anda ingin sebuah plugin yang user friendly. Untuk menggunakan plugin jenis ini, tak harus memiliki kemampuan koding yang mumpuni. Terlebih lagi, Soliloquy sangat responsive.

Kesimpulan

Sebenarnya masih banyak plugin untuk desainer yang bertebaran di luar sana. Tetapi jika Anda ingin plugin terbaik WordPress untuk desainer, kumpulan plugin diatas bisa Anda jadikan pilihan. Ingin punya website untuk portofolio? Unlimited.ID punya segalanya yang Anda butuhkan. Tunggu apalagi, buat website Anda sekarang juga!

Progressive Web App dibangun dan ditingkatkan dengan API yang modern, dengan berbagai kemampuan yang dimiliki. PWA menghadirkan kemampuan, keandalan, dan kemampuan instalasi sambil menjangkau siapa saja, di mana saja, dan di perangkat apapun yang berbasis kode tunggal. Artikel ini akan memberi tahu kepada Anda, Sobat Unlimited tentang belajar progressive web app. More »

Sejak pertama kali dikenalkan ke publik pada dekade 90-an, internet yang kita kenal saat ini mulai menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia. Ia bekerja menggunakan protokol web yang dikenali sebagai pengunjung, yang meminta dokumen dari alamat website yang diberikan. Permintaan tersebut kemudian diteruskan oleh DNS dan sistem IP ke komputer yang tepat. Komputer atau perangkat yang bertindak sebagai host akan melayani permintaan pengunjung tersebut dengan membuka halaman website. Halaman website pada dasarnya adlaah dokumen HTML. Agar dapat melayani permintaan halaman web yang berbeda untuk para pengunjung, maka dibutuhkan bantuan web server.Software web server seperti Nginx vs Apache hadir untuk memproses permintaan, menganalisa, dan mengembalikan permintaan tersebut untuk dilihat di browser pengunjung.

Nginx vs Apache

Nginx vs Apache

Nginx dan Apache adalah dua software web server paling populer saat ini. Kedua software ini berperan untuk manampilkan halaman website ke browser pengunjung. Apache pertama kali rilis pada tahun 1995 tak lama setelah internet mulai booming. Sedangkan Nginx muncul ke permukaan 9 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2004.

Keduanya telah digunakan oleh tak kurang dari 500 perusaah besar di seluruh dunia. Dan meskipun Nginx muncul belakangan, perlahanan penggunanya selalu bertambah setiap tahun. Dan pada beberapa sisi, Nginx mampu bersaing dengan Apache dalam hal performa.

Sekilas tentang Apache

Dalam rangka komparasi Nginx vs Apache, kita akan memulai membahasnya dari web server yang muncul terlebih dahulu yaitu Apache. Apache yang dirilis tak lama setelah Tim Berners-Lee memperkenalkan HTTPd dengan cepat menjadi web server terpopuler. Memiliki nama berbau suku Indian, Apache diciptakan dan dikembangkan oleh Apache Foundation, di bawah Apache license.

Setidaknya terdapat dua versi mengapa web server ini dinamai Apache. Versi pertama, tentu saja diambil dari sejarah penduduk asli benua Amerika, suku Indian Apache. Sedangkan versi lain mengatakan diambil dari kalimat “a patchy server”, dari salah satu patch perangkat lunak.

Keterkaitan Apache dan Linux

Faktanya, Apache dapat meraih pangsa pasar yang besar karena ia hadir sebagai paket pre-install di semua sistem operasi berbasis Linux, seperti Red Hat/CentOS dan Ubuntu.

Proses server Apache yaitu HTTPd menjadikan nama Apache bersinonim dengan software web server. Dan selain karena menjadi yang pertama dalam bidang web server, yang menjadikan Apache cepat populer adalah sistem konfigurasinya menggunakan .htaccess. Tentang hal ini akan dijelaskan di bagian selanjutnya.

.htaccess

Untuk melakukan konfigurasi, Apache menggunakan file .htaccess. Hal ini karena .htaccess memberikan fleksibilitas bagi Apache dalam menangani setiap request yang masuk. Beberapa contoh request tersebut seperti redirection, maximum upload file, rewrite URL, memory limits, cookie, dan manipulasi string query.

Kelebihan utama Apache terletak pada server root, yang menjadi direktori utama website. Semua tingkat direktori dapat diakses. Tetapi ketika file .htaccess dinyalakan, Apache harus melewati seluruh rangkaian direktori URL. Jadi perlu untuk memproses file-file ini dan mengkonfigurasi ulang sendiri untuk masing-masing direktori.

Module

Hal lain yang menjadikan Apache adalah sistem modul yang dinamis. Modul, sebagai fitur yang memungkinkan pengguna untuk memperluas fungsionalitas web server. Tak hanya Apache, modul juga tersedia di Nginx. Apache memungkinkan pengguna untuk menginstal modul setelah web server diinstal dan digunakan sesuai kebutuhan.

Sekilas Nginx

Nginx vs Apache

Selanjutnya adalah Nginx (dibaca Engine X). Web server yang satu ini meluncur ke dunia pada tahun 2004 oleh pengembang asal Rusia bernama Igor Sysoev. Nginx dihadirkan untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang ada pada Apache.

Tak lama setelah diluncurkan, sebagian besar penggunaan Nginx sebagai pelayan file statis dan penyeimbang beban di Apache. Apalagi seiring dengan perkembangan di dunia website yang menuntut efisiensi, banyak website yang menggantikan Apache dengan Nginx.

Konfigurasi Nginx

Nginx tidak memiliki sistem konfigurasi sekompleks Apache. Sehingga menawarkan efisiensi dan kecepatan, dan tak banyak digunakan oleh penyedia hosting retail. Di sisi lain, dengan tidak mengizinkan konfigurasi root directory, Nginx signifikan unggul dari Apache.

Module Nginx

Modul Nginx memberikan kesan bahwa mereka menawarkan pilihan premium. Hanya saja, modul Nginx perlu diaktifkan terlebih dahulu saat pembangunannya, yang berarti menuntut kecakapan teknis tentang pemrograman. Karena adanya penambahan modul pasca instalasinya yang rumit.

Komparasi Nginx vs Apache

Nginx vs Apache

Secara umum, Nginx vs Apache memiliki peruntukan yang hampir sama. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.Untuk penggunaannya tergantung pada kebutuhan Anda. Berikut adalah komparasi detail Nginx vs Apache:

  • Performa

Pebandingan pertama adalah performa. Untuk performa dibagi lagi menjadi dua, yaitu konten statis dan dinamis. Untuk konten statis, Nginx memiliki performa dua kali lebih cepat dibandingkan Apache. Selain lebih cepat, Nginx juga lebih sedikit menggunakan memori. Jadi, jika Anda dominan menyediakan konten statis, Nginx lebih unggul dari Apache.

Sedang untuk konten dinamis, keduanya memiiki performa yang tak jauh berbeda. Karena keduanya menggunakan modul yang sama, yang berbasis PHP. Tetapi intinya sama, keduanya tidak menawarkan performa yang menakjubkan. Hanya sangat bagus di sisi efisiensi.

  • Dukungan sistem operasi

Membicarakan dukungan sistem operasi, Apache dapat bekerja dengan baik di semua perangkat berbasis Unix. Apache juga full support Microsoft Windows. Pun demikian dengan Nginx. Software web server yang satu ini juga mendukung sistem operasi berbasis Unix dan Windows, tetapi performanya tidak sekencang Apache.

  • Keamanan

Untuk aspek keamanan, baik Nginx atau Apache mempunyai catatan yang baik. Keunggulan sisi keamanan Apache adalah tersedianya fitur vulnerability report yang tidak ada di Nginx.

Meskipun demikian, Nginx menyediakan fitur saran keamanan. Sama dengan Apache yang memberikan tips konfigurasi dari serangan DDos, termasuk modul mod untuk menangani serangan brute force.

  • Fleksibilitas

Pada aspek fleksibilitas, kedua web server ini dapat dikustomisasi dengan menulis modul. Semua modul Apache telah mendukung modul ini berkat pemuatan modul dinamis yang menjadi keunggulannya.

Sedangkan Nginx baru mendapatkan dukungan untuk memuat modul dinamis pada awal tahun 2016. Sebelumnya, admin web harus mengkompilasi modul ke dalam biner Nginx. Sebagian modul tersebut belum mendukung pemuatan dinamis.

Kesimpulan

Kedua web server, baik Nginx dan Apache saling bersaing ketat, terutama pada versi terakhirnya. Untuk konten statis, Nginx lebih baik dari Apache. Tetapi untuk konten dinamis, perbedaanya sangat tipis. Pada beberapa sisi, Nginx lebih canggih berkat keunggulan pada streaming media, proxy non HTTP dan dukungan pelatihan untuk pengguna.

Sedangkan Apache lebih disukai oleh para penyedia shared hosting berkat kehadiran konfigurasi menggunakan file .htaccess. Dan Apache juga sangat mendukung modul dinamis. Sementara Nginx banyak dipakai untuk VPS Hosting.

Jadi, Sobat Unlimited, Nginx vs Apache, manakah yang Anda pilih?

Sejak awal kemunculannya, website menjelma menjadi platform yang luar biasa. Ia bisa di mana-mana, di seluruh perangkat dan sistem operasi. Aspek keamanannya pun berada sepenuhnya di tangan pengguna, dan semua orang bebas untuk mengembangannya. Dan salah satu kunci sukses sebuah website adalah kecepatan. Dan salah satu yang membuat website jadi lebih cepat adalah PWA atau progressive web app. More »