Website yang lemot merupakan salah satu masalah yang sangat mengganggu. Karena lemotnya website dapat mempengaruhi peringkat website di mesin pencari. Tak semata akan memiliki ranking SEO yang buruk, website lama loadingnya akan membuat dengan mudah ditinggalkan oleh pengunjung. Semakin tinggi bounce rate website Anda, akan buruk pula penilaian mesin pencari terhdap website Anda

Performa server banyak disebut sebagai penyebab utama lemotya sebuah website. Ketika akan memutuskan akan membuat website, Anda harus memperhatikan secara detail spesifikasi kapasitas RAM dan kecepatan prosesor dari server yang dipakai. Pilihlah kapasitas server yang sesuai dengan kebutuhan websie Anda.

Sangat tidak memadai jika website Anda dikunjungi oleh ratusan ribu orang, tetapi hanya menggunakan server gratisan. Semakin banyak pengunjung, tentu akan semakin tingga popularitas website.

Untuk mengakses sebuah website dapat diibaratkan sebagai sebuah perjalanan yang ditempuh menggunakan kendaraan. Semakin jauh jaraknya, semakin lama pula waktu untuk mencapainya. Misalnya, server Anda berada di Amerika, sementara mayoritas pengunjung Anda berasal dari Indonesia. Maka, hal ini dapat mengakibatkan penurunan kecepatan akses website.

Sobat Unlimited, artikel ini akan mengajak Anda untuk mengetahui cara memeriksa kecepatan server. Jadi, Anda akan tahu, apa yang membuat website Anda menjadi lemot. Dengan demikian, sebagai pemiliki website, Anda juga memahami langkah-langkah apa saja yang dibutuhkan untuk meningkatkan performa website.

Baca Juga : Cara Migrasi WordPress Antar cPanel Menggunakan Softaculous

Penyebab Website Lambat

cara memeriksa kecepatan server

Website yang terlalu lambat dapat membuat Anda kehilangan ribuan potensi penjualan dan juga konversi. Dari data yang dihimpun oleh Google, probabilitas atau kemungkinan pengunjung meninggalkan website meningkat 32% jika kecepatan loading website berkisar di angka 1 – 3 detik. Sedangkan standar pemuatan website yang cepat mencakup 0 hingga 1 detik.

Kita semua tentu ingin segalanya serba cepat. Misalnya saat mencari sesuatu atau jawaban, kita ingin mendapatkannya secepat mungkin. Jika website cepat, berarti website sudah melayani pengguna dengan baik. Jumlah kunjungan halaman yang meningkat dan semakin banyak orang yang membagikan konten Anda, akan meningkatkan kepercayaan pengunjung pada website Anda.

Google Juga Menyukai Website yang Cepat

Pada intinya, website yang cepat dapat menghasilkan konversi lebih banyak. Dan bukan hanya pengunjung yang menyukai kecepatan. Google juga selalu mencari website dengan loading yang cepat. Lalu akan menempatkannya di peringkat yang tinggi pada halaman pencarian.

Ini tak lepas dari keinginan Google untuk memberikan user experience yang luar biasa kepada penggunanya, agar pengguna mendapatkan apa yang diinginkannya dengan cepat. Semakin cepat website Anda, semakin tinggi peringkatnya di Google.

Setidaknya terdapat dua hal yang dapat mempengaruhi kecepatan website secara keseluruhan. Yaitu pertama, kecepatan server berdasarkan layanan web hosting. Dan yang kedua menyangkut desain web, kerapian kode, cache, plugin, dan media visual.

Web hosting layaknya mesin pada mobil. Kecepatan dihitung berdasarkan lama waktu yang dibutuhkan untuk merespon permintaan. Sedangkan kode tak ubahnya roda, rangka, dan desain mobil itu sendiri. Kecepatan pemuatan gambar dan konten di hadapan pengguna bergantung pada kode.

Anda dapat memangkas kode, mengoptimalkan gambar,dan mengompres halaman. Tetapi jika web hosting dan kecepatan server Anda lambat, optimasi kode seperti apapun yang Anda lakukan juga akan sia-sia belaka.

Cara Memeriksa Kecepatan Server Menggunakan Bitcatcha

cara memeriksa kecepatan server

Lantas, bagaimana cara memeriksa kecepatan server? Salah satu tools yang bisa Anda gunakan untuk memeriksa kecepatan server adalah Bitcatcha. Sebagian layanan penguji kecepatan website tidak memberikan penilaian yang spesifik. Hal ini menyebabkan mengetahui bagian mana yang menyebabkan website Anda tetap lambat.

Untuk memeriksa kecepatan server menggunakan Bitcatcha, silakan masuk ke halaman utama Bitcatcha. Yang harus Anda lakukan adalah memasukkan URL website, dan juga sudah silakan kik “Go”. Tunggulah beberapa saat hingga akhirnya Bitcatcha mengeluarkan hasil pengukuran.

Server speed checker yang satu ini memiliki server di 10 lokasi yang ada di seluruh dunia. Kesepuluh server tersebut antara lain berada di New York, Los Angeles, London, Singapura, Sao Paolo, Bengaluru, Sydney, Jepang, Kanada, dan Jerman sebagai titiknya.

Saat Anda memasukkan URL ke server speed checker, ada 4 proses yang dilakukan, yaitu:

  • Memeriksa domain yang valid untuk URL.
  • Memeriksa DN URL yang mengonfirmasikan lokasi server Anda ke server Bitcatcha.
  • Mengambil tangkapan layar dari website Anda, sehingga dapat memastikan secara visual bahwa Bitcatcha menguji website yang benar.
  • 10 titik server akan mem-ping website Anda secara bersamaan, untuk mengatur waktu yang dibutuhkan server Anda untuk merespon permintaan dari seluruh dunia. Tindakan ini serupa dengan 10 orang berbeda dari seluruh dunia mengakses website Anda secara bersamaan.

Setiap titik server akan mem-ping server website Anda tiga kali. Lalu akan menggunakan hasil tercepat dari 3 percobaan sebagai kesimpulan waktu yang dibutuhkan server untuk merespon permintaan titik server tersebut.

Bitcatcha akan mengambil nilai dari 10 titik dan membuat angka rata-rata. Skor rata-tara merupakan hasil akhir dan akan dikonversi menjadi rating. Mulai dari A+ (tercepat) sampai E (paling lambat). Proses ini hanya akan berlangsung selama beberapa detik saja.

Lantas, bagaimana cara menentukan peringkat hasil kecepatan server?

Jika membicarakan hasil pemeringkatan server, server yang memiliki waktu ping dibawah 180 md (milidetik) dikategorikan memiliki rating A+. Sedangkan, jika server website Anda memiliki waktu ping diatas 1.480 md, akan mendapatkan rating E. Di mana, rating tersebut menunjukkan web server Anda sangat lambat.

Cara Meningkatkan Kecepatan Web Server

cara memeriksa kecepatan server

Ketika Anda mendapati website sedang lemot, silakan lakukan langkah-langkah berikut ini sebagai cara untuk meningkatkan kecepatan web server. Berikut cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan web server:

  • Memindahkan Server Agar Lebih Dekat Lokasi Audiens

Cara pertama adalah memindai server. Hubungi penyedia web hosting Anda dan minta mereka untuk memindahkan website ke server yang lebih dekat dengan audiens Anda. Dengan begitu, pengunjung dapat mengakses website Anda lebih cepat lagi.

  • Menggunakan VPS Cloud Hosting

Salah satu alasan kecepatan website yang lambat adalah karena pilihan jenis hosting. Dalam hal ini, mungkin Anda berbagi host dengan orang lain. Dengan menggunakan hosting VPS, website Anda akan mendapatkan server sendiri. Tak hanya itu, Anda juga akan mendapatkan bandwidth dan sumber daya pribadi.

  • Menggunakan Content Delivey Network

Content Delivery Network (CDN) menggunakan server yang terletak di seluruh dunia. Informasi website Anda akan disimpan di setiap titik server tersebut. Sehingga titik tersebut akan menampilkan konten kepada pengguna berdasarkan lokasi geografis mereka.

  • Aktifkan Pengaturan Keep Alive

Agar kecepatan website Anda terjaga, mintalah penyedia hosting andalan Anda untuk mengaktifkan pengaturan “selalu aktif”. Dengan mengaktifkannya, Anda berarti menjaga koneksi ke website selalu terbuka.

Kesimpulan

Untuk mengetahui performa website, Anda harus memahami cara memeriksa kecepatan server. Dengan demikian, Anda tahu, apa yang harus ditingkatkan dari website Anda. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan baru bagi Anda tentang cara memeriksa kecepatan server.

Go digital sekarang juga dengan berlangganan hosting murah Unlimited.ID. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *