Ketika kamu ingin membuat website untuk berbisnis, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menemukan penyedia layanan hosting yang tepat. Ada dua hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum memutuskan menggunakan jasa penyedia layanan hosting. Dua hal tersebut adalah kapasitas bandwidth dan ruang penyimpanan, alias disk space. Kalau kamu ingin website dapat berjalan lancar, bisa menerima lalu lintas yang besar, dua hal ini sangat penting untuk kamu pertimbangkan. Kamu perlu mempertimbangkan berapa jumlah bandwidth dan disk space yang digunakan. 

Ya, memang, untuk website baru, tidak mudah untuk menentukan, berapa jumlah bandwidth dan disk space yang dibutuhkan. Kamu juga harus memikirkan, apa saja nantinya yang akan diupload ke website. Sekaligus, seberapa besar ukurannya. 

Pada artikel kali ini, kami akan mengajak kamu semua, Sobat Unlimited untuk membahas cara menghitung bandwidth dan disk space yang diperlukan. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Apa Itu Bandwidth Hosting? 

Yang dimaksud dengan bandwidth adalah data yang dikirimkan dalam waktu tertentu biasanya diukur dalam hitungan detik. Bandwidth ditentukan dalam satuan gigabyte (GB). Tetapi, banyak perusahaan web hosting yang memberikan penggunanya, bandwidth yang tidak terbatas. 

Mungkin, kamu pernah mendengar tentang bandwidth internet. Untuk bandwidth internet, semakin besar bandwidth, berarti semakin cepat koneksi internetmu. 

Lalu, bagaimana dengan bandwidth hosting? Pada bandwidth hosting, semakin tinggi bandwidth yang kamu miliki, semakin cepat pula jaringan, konektivitas, dan sistem websitemu. 

Apa Itu Disk Space? 

Disk Space adalah area kosong yang bisa kamu gunakan untuk diiisi dengan konten dan file website-mu. Disk space adalah komponen kunci dari suatu sebuah website. Dikenal pula sebagai storage, disk space adalah jumlah ruang pada server yang tersedia untuk menyimpan konten. Seperti teks, gambar, source code, database, dan lain sebagainya. 

Baca Juga : Mengenal CRM Beserta Manfaatnya

Pada web hosting, ruang penyimpanan yang dialokasikan akan menampung informasi yang dilihat oleh publik. Seperti logo, postingan blog ,gan gambar. Juga dapat digunakan untuk menampung file PHP, CSS, dan JavaScript. 

Inilah mengapa disk space yang aman dapat memberikan kontribusi positif dari sebuah situs. 

Umumnya, penyedia hosting memberikan kapasitas disk space sesuai dengan paket yang ditawarkan. 

Cara Menghitung Bandwidth yang Diperlukan 

Sebelum memilih paket hosting untuk website, kamu harus memastikan, seberapa banyak bandwidth yang dibutuhkan. Utnuk website ecommerce, misalnya. Bandwidth adalah salah satu masalah yang sering bikin pusing. 

Lain halnya kalau websitemu lebih berfungsi sebagai blog pribadi atau hanya sekadar memajang portofolio. Bandwidth yang dibutuhkan, bisa jadi tidak terlalu banyak. Sementara untuk website ecommerce, kapasitas bandwith yang besar adalah sebuah keharusan. Karena akan ada banyak aktivitas di websitemu. 

Cara yang paling efektif untuk memperhatikan seberapa banyak bandwidth adalah, ketika website sudah live. Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan penggunaan bandwidth per bulan, disesuaikan dengan websitemu. 

Berikut adalah rumus untuk menghitung berapa banyak bandwidth yang kamu butuhkan: 

Jumlah pengunjung setiap hari x pageviews per hari x rata-rata ukuran halaman website x 31 x angka toleransi. 

Kalau websitemu memiliki konten yang bisa didownload, maka cara perhitungannya juga akan berbeda. Yaitu: 

(jumlah pengunjung website per hari x pageviews per hari x rata-rata ukuran halaman website) + (Jumlah file download per hari x rata-rata ukuran file) x 31 x angka toleransi. 

Keterangan : 

– Jumlah pengunjung per hari 

Jumlah pengunjung per hari yang kamu perkirakan akan didapatkan. Kamu bisa mencari data rata-rata dengan melihat data bulanan di halaman insight, karena jumlahnya seringkali berubah. 

– Jumlah pageviews

Sama dengan jumlah pengunjung website, kamu bisa menemukan angka rata-rata dari data bulanan. 

– Rata-rata ukuran halaman website

Ukuran rata-rata halaman website, dihitung menggunakan satuan kilobytes (KB). 

– Jumlah file yang didownload per hari

Berapa kali konten websitemu diunduh setiap harinya. 

– Rata-rata ukuran file download

Berapa rata-rata ukuran file yang didownload dari websitemu. Biasanya dalam ukuran kilobytes (KB). 

– Tolerance number 

Angka toleransi adalah toleransi error. Kamu bebas memilih angka, biasanya yang dimasukkan adalah angka 1. Jika kamu memperkirakan websitemu akan mengalami perkembangan yang cepat, kamu bisa memasukkan angka yang lebih besar. 

Silakan cek angka yang kamu masukkan. Kalau kamu memasukkan angka lebih kecil ata lebih besar. Perkirakan apakah bandwidth yang kamu butuhkan cukup. Dan karena penyedia hosting menawarkan satuan gigabyte, jangan lupa untuk mengkonversi hasil hitungannnya dari ke gigabyte dari satuan KB. 

Baca Juga : Cara Setting W3 Total Cache

Faktor yang Mempengaruhi Ukuran Bandwidth 

Mayoritas website sebenarnya tidak menggunakan banyak website. Kalau kamu tidak memiliki file yang besar atau melakukan streaming, kamu bisa bertahan dengan bandwidth sebesar 10 GB per bulan. 

Hanya saja, angka tersebut adalah perkiraan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kapasitas bandwidth. Apa saja? Berikut faktor yang mempengaruhi ukuran bandwidth: 

Perubahan Layout 

Kalau kamu mengubah layout website, kamu bisa meningkatkan ukuran halaman dan lebih banyak menggunakan bandwidth. 

Trafik yang Terus Tumbuh 

Sebagai pemilik website, sudah pasti kamu ingin websitemu dikunjungi banyak orang, bukan? Karena itu, pertumbuhan trafik juga harus menjadi faktor saat akan berlangganan hosting. 

Peningkatan Trafik 

Setiap website selalu berpotensi untuk mengalami kenaikan trafik yang mendadak. Hal ini, tentu saja dapat mengakibatkan penggunaan bandwidth yang berkali-kali lipat, dalam satu bulan. 

Cara Mengetahui Penggunaan Disk Space Dalam Hosting

Pada bagian sebelumnya, kita banyak membahas tentang penggunaan bandwidth dalam hosting. Karena bahasannya adalah cara menghitung bandwidth dan disk space. Kita juga akan membahas sedikit tentang disk space. 

Sebenarnya sangat mudah untuk menemukan informasi seputar disk space pada situs web. Informasi seputar disk space bisa kamu temukan di control panel hostingmu. 

Penyedia layanan hosting, umumnya menawarkan dashboard yang memungkinkan pelanggan melihat konsumsi sumber daya. 

Tipe Disk Space 

Semakin banyak ruang penyimpanan, tentu saja akan semakin baik. Hanya saja, kapasitas bukanlah indikator utama. Jenis hardware yang digunakan dapat memberikan dampak yang besar pada kecepatan akses data. Tipe disk space sendiri ada dua, yaitu: 

Hard Disk Drive

Dikenal pula sebagai HDD, adalah hardware tradisional untuk menyimpan data yang besar dengan harga yang mudah. Namun ketergantungan pada magnet yang berputar membuat HDD rentan terhadap gangguan dan kegagalan fungsi. 

Solid State Drive (SSD)

SSD adalah hardware untuk menyimpan informasi dan tidak memiliki bagian yang  bergerak. Kecepatan SSD 20 kali lipat dari HDD. Namun teknologi yang tergolong baru ini lebih mahal. 

Penutup 

Bandwidth dan disk space memiliki peran yang sangat penting untuk website. Menghitung bandwidth dan disk space sangat penting agar websitemu dapat berjalan lebih optimal. 

Mau punya web hosting ngebut dan uptime bagus? Tunggu apalagi, langganan hosting murah Unlimited sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *