Mengelola website tidak bisa lepas dari yang namanya melakukan riset kata kunci. Hal ini menjadi penting agar ketika menjalankan website Anda, telah terpetakan dengan baik di mana dan akan ke mana arah website Anda akan melangkah. Maka penting bagi Anda untuk mengetahui tools riset kata kunci.

Kini, persaingan website menjadi semakin ketat, setiap detik terjadi perubahan posisi dari setiap halaman yang Anda miliki dan telah muncil di mesin pencarian. Hal ini, karena algoritma mesin pencari terus diperbarui. Juga, semakin banyak website yang berkembang.

Karenanya, agar website tidak tenggelam atau bahkan tidak muncul dalam mesin pencari seperti halnya Google, Yahoo!, dan Bing. Penting bagi Anda untuk melakukan riset keyword. Dan salah satu tools untuk melakukan riset kata kunci adalah Ahrefs.

Pada artikel kali ini, kami, Unlimited akan membagikan pada Anda tentang cara riset kata kunci menggunakan Ahrefs. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya.

Apa Itu Keyword?

cara riset keyword menggunakan ahrefs

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara riset keyword menggunakan Ahrefs, mari terlebih dahulu  menyegarkan ingatan kembali tentang apa itu keyword. Keyword atau kata kunci adalah kata atau kalimat yang diketikkan orang di mesin pencari. Istilah ini juga diketahui sebagai kueri pencarian, atau SEO keyword.

Apa Itu Riset Keyword?

Riset keyword adalah proses penentuan kata kunci apa yang cocok untuk digunakan, saat membuat artikel di blog atau website. Karena dengan melakukan riset kata kunci, Anda bisa mengetahui frasa apa saja yang digunakan orang saat melakukan pencarian di mesin pencari. Seperti Google, Bing,dan lain sebagainya.

Ketika Anda sedang melakukan riset, Anda bisa mengetahuu tentang keyword apa saja yang potensial untuk dijadwalkan sebagai konten. Kemudian, Anda akan mendapatkan keyword yang potensial, Anda bisa dengan mudah mendapatkan traffic atau pengunjung ke website Anda.

Jenis keyword sendiri terbagi menjadi 2, yaitu short tail keyword dan long tail keyword. Tetapi ada juga orang yang menyebutkan ada 4 lain, yang dikenal dengan keyword abadi dan keyword musiman.

Mengapa Riset Keyword Begitu Penting?

Kemudian, tentu banyak yang bertanya-tanya, seberapa pentingkah untuk melakukan riset keyword? Jawabannya, bisa jadi sangat penting. Riset keyword berfungsi untuk menentukan kata kunci yang potensial, atau mengetahui topik apa saja yang dicari orang di Google.

Saat Anda mengatahui topik apa saja yang dicari orang di Google, Anda bisa membuat artikel yang berkualitas, dengan menargetkan keyword tersebut. Dengan riset inilah, Anda juga bisa mengetahui prakiraan jumlah pengguna internet yang mencari keyword tersebut, sekaligus seberapa ketat persaingannya.

Jika Anda tidak melakukan riset kata kunci, maka Anda tidak bisa mengetahui jumlah pencarian dan tingkat kesulitan dari keyword yang Anda targetkan. Contohnya, Anda membuat konten yang menargetkan keyword sesuai dengan kehendak Anda.

Lalu Anda mendapati artikel Anda tersebut berada di halaman pertama pencarian. Namun ternyata, traffic yang masuk tidak sesuai dengan harapan. Ternyata, keyword tersebut memiliki volume pencarian yang rendah.

Itulah penjelasan singkat tentang pentingnya melakukan riset keyword. Mari beranjak ke tahap selanjutnya artikel ini.

Cara Riset Keyword Menggunakan Ahrefs

cara riset keyword menggunakan ahrefs

Ahref merupakan salah satu tools internet marketing yang paling banyak digunakan. Tidak saja untuk mematai backlink kompetitor, tetapi juga lazim digunakan untuk melakukan riset keyword. Banyak praktisi SEO yang menggunakan Ahrefs.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dari riset keyword. Karena proses riset keyword jadi lebih mudah dan cepat. Bahkan Anda bisa mendapatkan tentang kompetitor dengan sangat mudah.

Berikut ini adalah cara riset kata kunci menggunakan Ahrefs:

Memulai Riset Keyword

Untuk memulai proses riset menggunakan Ahrefs, yang Anda lakukan adalah masuk ke bagian menu Keyword Explorer. Pada menu ini, Anda bisa memasukkan kata kunci yang sifatnya umum dan terkait dengan tema bisnis Anda. Misalnya, Anda ingin menjual aksesoris fashion. Maka Anda bisa mengetikkan “aksesori fashion” di sana.

Pada bagian kanan bawah form, jangan lupa untuk memilih Indonesia. Hal ini berguna agar keyword yang dimunculkan khusus untuk wilayah negara Indonesia. Setelah memasukkan kata kunci, Anda akan diarahkan ke halaman baru yang berisi informasi terkait “aksesori fashion” ini.

Beberapa informasi yang akan Anda dapatkan antara lain: Volume pencarian, tingkat kesulitan keyword, skor cost per click (CPC), serta beberapa informasi yang penting lainnya.

Dengan informasi tersebut, Anda bisa mengukur keyword tersebut. Seberapa sering keyword tersebut digunakan, bagaimana persaingannya di SERP, dan volume pencariannya. Lewat halaman ini, Anda juga bisa mendapatkan informasi tentang perilaku mencari informasi kata kunci “aksesoris fashion”.

Baca Juga : Cara Install WordPress di cPanel Menggunakan Softaculous

Mendapatkan Ide Keyword yang Lebih Banyak

Kemudian, jika Anda ingin mendapatkan ide keyword yang lebih banyak, Anda bisa menggulirkan layar ke bagian bawah. Maka Anda bisa mendapatkan beberapa ide keyword yang relevan dengan “aksesoris fashion”.

Anda bisa melihat banyak sekali related keyword yang bisa Anda explorer dan bisa digunakan untuk melakukan optimasi. Untuk mendapatkan keyword lainnya, Anda bisa mengecek halaman “View all” pada bagian daftar keyword. Anda bisa memilih keyword yang dianggap cocok dan relevan dengan bisnis Anda.

Kemudian, jika Anda ingin mengetahui siapa kompetitor untuk keyword “aksesoris fashion”, Anda bisa menggulirkan ke bawah lagi. Anda akan mendapati 10 daftar website yang akan menjadi kompetitor. Biasanya, data ini berisis lengkap dengan metrik SEO yang Anda miliki, termasuk backlink.

Metrik yang Harus Diperhatikan Ketika Melakukan Riset Keyword

cara riset keyword menggunakan ahrefs

Terdapat beberapa metrik yang harus Anda perhatikan ketika melakukan riset keyword. Berikut ini adalah penjelasan tentang metrik:

Volume Pencarian

Metrik pertama adalah volume pencarian. Ketika melakukan riset keyword, Anda harus melihat seberapa banyak orang yang menggunakan kata kunci tertentu. Umumnya, jumlah volume pencarian yang ditampilkan adalah jumlah pencarian setiap bulan.

Tingkat Kesulitan

Metrik yang kedua adalah tingkat kesulitan sebuah keyword yang berada di halaman pertama pencarian. Umumnya dikenal dengan KD atau keyword difficulty. Semakin tinggi KD, maka akan semakin sulit untuk bersaing di halaman 1 Google. Umumnya ditunjukkan dengan skor 1-100.

Keyword Suggestion

Metrik ini menunjukkan tentang saran kata kunci, dari kata kunci utama yang Anda targetkan. Umumnya, metrik ini akan memberikan saran long tail keyword yang relevan dengan yagn tertarget.

Search Engine Result Page

Dikenal dengan SERP. Metrik ini sangat bermanfaat untuk melihat siapa saja yang berada di halaman satu Google.

Penutup

Riset keyword, bagaimanapun sangat penting untuk sebuah website. Apalagi jika Anda ingin website Anda berada di halaman pertama mesin pencari. Anda Ahrefs adalah salah satu tools yang tepat untuk melakukan riset kata kunci. Semoga artikel ini telah menjawab pertanyaan Anda tentang cara riset keyword menggunakan Ahrefs.

Mau website cepat, aman, dan andal? Tunggu apalagi, ayo berlangganan hosting murah Unlimited sekarang juga.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *