Memilih plugin WordPress yang tepat untuk website bukanlah pekerjaan yang mudah. Kadangkala banyaknya informasi yang beredar tentang sebuah plugin membuat orang-orang harus meluangkan banyak waktunya untuk mendapatkan plugin yang mereka inginkan. Ya, bagaimana tidak, ada sekitar 55 ribu plugin yang ada di WordPress. Plugin-plugin tersebut tentu memiliki berbagai fungsi. Dari untuk meningkatkan keamanan website, tool analitik, landing page, dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Dan salah satu dari sekian fungsi plugin itu adalah untuk mempercepat loading time website. Website yang memiliki loading time cepat, tentu saja akan disukai oleh pengunjung dan mesin pencari. Mesin pencari akan menganggap semakin cepat loading time sebuah website, akan semakin memudahkan pengunjung. 

Mengapa loading time begitu penting? Loading time menjadi indikator sebuah website dikatakan baik atau tidak. Semakin cepat sebuah website saat diakses, maka semakin baik pula untuk pengunjung. Selain itu, website yang ringan dan cepat akan mendapatkan prioritas dari Google, agar muncul di halaman teratas hasil pencarian. 

Faktanya, pengunjung cenderung meninggalkan website dengan periode loading time yang lama. Maka dari itu,agar kecepatan dan kenyamanan pengunjung terjaga, penggunaan plugin cache menjadi penting adanya. 

Pada artikel ini, kami akan membagikan tips pada Sobat Unlimited tentang panduan cara setting W3 Total Cache. Jadi, simak artikel ini sampai selesai ya. 

Mengenal WordPress Caching

Sebelum lebih jauh membahas tentang bagaimana cara setting WP Super Cache di WordPress, mari pahami lebih dahulu apa itu yang dimaksud dengan website caching. Web cache adalah sebuah fungsi penyimpanan data di server untuk digunakan lagi pada waktu yang lain.

Sebenarnya, cukup mudah untuk memahami bagaimana fungsi caching pada website bekerja. Misalnya, saat Anda membuka website, fungsi web cache akan mengumpulkan semua data website. Kemudian mengubah menjadi file HTML, dan membukanya di browser Anda.

Lalu ketika Anda ingin kembali membuka website tersebut, cache akan memuat salinan yang tadi telah tersimpan. Dengan demikian, server bisa bekerja dengan lebih cepat, dan tidak overload. Hanya saja, jika website tersebut mengalami pembaruan, maka proses harus diulangi lagi dari awal. 

Baca Juga : Plugin WordPress Terbaik dan Gratis yang Bisa Diinstall

Web caching memiliki peran yang cukup penting dalam kecepatan loading sebuah website. Hal ini dapat meningkatkan performa website Anda. Ya, karena nantinya, pengunjung tidak perlu menunggu lama sampai website selesai dimuat.

 

Pemrosesan HTTP yang lebih sedikit, sama artinya dengan website akan menggunakan lebih sedikit bandwidth. Ini merupakan hal yang baik bagi Anda, terutama jika website Anda memiliki resource yang terbatas. 

Plugin WordPress caching memunculkan server side cache dari blog WordPress, sehingga waktu loading menjadi lebih lama. Dan terkadang, salinan cache website juga dapat menimbulkan masalah. Terlebih lagi, jika Anda melakukan perubahan pada blog. 

Cara Setting WP Super Cache

Bila Anda tertarik menggunakan plugin WP Super Cache, berikut ini adalah cara setting WP Super Cache, lengkap dengan cara instalasi dan konfigurasinya. 

Menginstall WP Super Cache

Untuk menginstal WP Super Cache, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah login ke dashboard admin WordPress Anda. Jika sebelumnya Anda pernah menginstal caching plugin lainnya. Anda harus menonaktifkan dan menghapus plugin tersebut dari website Anda, sebelum menginstall WP Super Cache. 

Mengapa harus dihapus? Karena jika memiliki dua plugin caching tidak disarankan. Hal ini dapat menyebabkan konflik antar plugin yang nantinya akan memperlambat kecepatan website WordPress Anda. Dua plugin yang sudah terbukti tidak cocok adalah WP Super Cache dan W3 Total Cache. 

Untuk menghapus plugin caching yang sudah Anda instal sebelumnya, silakan buka dashboard admin WordPress. Klik “Plugins” di bagian kiri dan edit daftar plugin yang Anda miliki. Jika Anda belum pernah menginstal plugin caching, berikut ini caranya: 

Login ke Dashboard WordPress

Silakan login ke dashboard WordPress Anda. Anda bisa login dari member area penyedia hosting. Masukkan username dan password yang telah Anda buat. 

Kemudian pada sisi kiri layar, Anda akan menemukan opsi “Plugins”. Klik “Plugins” >> Add New.

Lalu, Anda akan diarahkan ke halaman utama plugins. Pada kotak pencarian, silakan ketikkan WP Super Cache. Nantinya akan muncul suggestions yang bisa Anda pilih. Silakan klik “Install Now”. 

Setelah proses instalasi selesai, silakan klik plugin WP Super Cache dengan klik tombol “Activate”. 

Konfigurasi WP Super Cache 

Fitur caching pada sebuah plugin, secara default sebenarnya tidak langsung aktif. Untuk mengaktifkannya, Anda perlu melakukan beberapa konfigurasi sederhana. Meskipun sebenarnya cukup mudah, mungkin ada beberapa step yang membuat para pemula mengernyitkan dahi. Berikut ini adalah cara melakukan konfigurasi WP Super Cache: 

Pada tab menu di sebelah kiri halaman, klik “Settings” dan kemudian pilih “WP Super Cache”. 

Setelah masuk ke dashboard WP Super Cache, pada tab “Easy”, aktifkan checkbox “Caching On dan klik tombol “Update Status”. 

Jika ingin melakukan pengaturan lanjutan, silakan klik tab Advanced dan aktifkan beberapa pengaturan berikut ini: 

  • Cache hits to this website for quick access — Pililhan ini digunakan untuk mengaktifkan caching advance. 
  •  Use mod_rewrite to server cache file — Mod rewrite ini sendiri dibuat langsung melalui Apache. Artinya apa, saat website Anda diakses, hanya proses Apache saja yang akan dieksekusi. Jika setelah mengaktifkan pilihan ini kemudian website Anda error, biasanya mod_rewrite akan dinonaktifkan pada server Anda. 
  • Compress pages so they’re served more quickly to visitors — Fitur ini secara langsung akan mengurangi ukuran file website Anda. 
  • Setelah selesai melakukan pengaturan, silakan klik tombol “Update Status”. 
  • Kemudian, Anda akan melihat kotak besar berwarna kuning. Silakan scroll ke bawah, dan klik tombol Update Mod_Rewrite Rules. 
  • Lalu Anda akan melihat pop up dengan tulisan Mod Rewrite rules updated!

Fitur WP Super Cache 

Berikut ini adalah fitur yang dimiliki oleh WP Super Cache:

  • Extensive mod_rewrite untuk caching yang statis. Secara signifikan yang lebih cepat dibanding dengan PHP-generated HTML caching.
  • Kompresi halaman otomatis.
  • Fungsi untuk menjadwalkan cache.
  • Mendukung CDN.
  • Fungsi ekspor yang mudah dikelola, sehingga dapat memindahkan pengaturan caching ke website.
  • Kompatibel dengan mobile.

Penutup 

Plugin WordPress dapat mempermudah Anda dalam mengelola website. Termasuk plugin cache website. Semoga artikel ini dapat memudahkan Anda untuk mengetahui cara setting WP Super Cache agar website semakin cepat. 

Mau punya web hosting ngebut dan uptime bagus? Tunggu apalagi, langganan hosting murah Unlimited sekarang juga!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *