SEO dan SEM. Bagi sebagian orang awam, istilah ini mungkin masih banyak yang belum familiar. Bagi Anda, para pelaku di bidang bisnis digital, mungkin pernah mendengar istilah-istilah ini. Namun, banyak yang masih kurang memahami perbedaan SEO dan SEM ini. 

Kedua istilah ini memang cukup sering digunakan secara bergantian, dan tidak pernah digunakan secara bersamaan.Ketika ada orang yang menggunakan istilah SEO, umumnya tak serta merta menyebutkan istilah SEM. Perlu Sobat Unlimited ketahui, SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing) memiliki tujuan untuk mengenalkan website yang Anda kelola, melalui mesin pencari. 

SEO dan SEM, dua hal ini penting dalam dunia internet marketing. Keduanya adalah bagian integral dari search marketing. 

Sobat Unlimited, pada artikel kali ini, kami akan membagikan pada Anda, perbedaan SEO dan SEM. Dari perbedaan ini, Anda bisa menilai, mana yang terbaik menurut Anda. Karena pengalaman masing-masing pengguna bisa berbeda. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Kami akan memulainya dengan pemahaman yang tepat dari kedua istilah tersebut. Berikut juga bentuk pengaplikasian dan perbedaan SEO dan SEM. 

Apa Itu Search Engine Optimization? 

SEO adalah kependekan dari search engine optimization, yang berarti proses optimasi terhadap website beserta segala aspeknya, seperti konten, sistem, agar mendapatkan peringkat yang bagus di mesin pencari, seperti Google misalnya. 

Jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak pengunjung website dan mendapatkan lebih banyak calon pelanggan potensial, SEO bisa menjadi salah satu cara utamanya. Mengapa bisa begitu? 

Misalnya, ketika ada orang yang ingin mencari sepatu lari dengan harga di bawah 500 ribu rupiah. Ia akan mengetikkan kata kunci sepatu lari di bawah 500 ribu. Dan hasil yang muncul di halaman pertamalah yang umumnya akan segera dibaca.

Jika Anda beruntung, ia akan membaca artikel Anda dan berniat membeli sepatu lari di tempat Anda. Apa yang muncul di halaman mesin pencarian Google merupakan page dari website yang telah teroptimasi melalui SEO. Inilah pentingnya SEO, ketika semua pengguna internet tergantung pada mesin pencari Google. 

Baca Juga : Cara Riset Keyword Menggunakan Ahrefs

Pada dasarnya, SEO merupakan komponen dari kategori yang lebih besar, yaitu SEM (search engine marketing) itu sendiri. Dan aturan tentang SEO sendiri memang cenderung berubah dari waktu ke waktu. Ini tak lepas dari perubahan algoritma mesin pencari yang juga senantiasa berubah. 

Namun, ada satu aspek SEO yang tetap dipegang teguh. Yaitu on page SEO dan off page SEO. Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang SEO on page dan SEO off page. 

SEO On Page 

  • Memasukkan target keyword secara organik ke dalam judul postingan, heading tag, meta description, dan lain sebagainya. 
  • Merapikan format URL halaman website. 
  • Mengoptimalkan kecepatan dimuatnya halaman website. 
  • Mengintegrasikan media sosial dengan konten Anda. 

Masih banyak hal lain yang terkait dengan SEO on page. Ketahui lebih dalam tentang SEO on page di sini. 

SEO Off Page

  • Membuat backlink berkualitas tinggi dan menempatkannya secara natural. 
  • Menerapkan local SEO. 
  • Dan aktivitas lainnya. 

Apa Itu Search Engine Marketing 

Selanjutnya, mari kita bahas tentang apa itu SEM. SEM adalah akronim dari Search Engine Marketing. Bentuk aktivitas SEM adalah pemasaran di internet melalui kegiatan promosi website dengan cara meningkatkan visibilitas website di halaman mesin pencarian atau Search Engine Result Page (SERP). SEM sendiri mencakup teknik SEO yang universal. Biasanya dalam bentuk iklan di mesin pencari. Salah satunya yang paling familiar dengan kita adalah Google Ads.

Hasil pencarian terdiri dari dua bagian, yaitu organik dan iklan. Iklan yang muncul inilah yang disebut dengan Search Engine Marketing. Dan hampir semua mesin pencari memiliki fitur SEM-nya masing-masing. Dari Google sampai Bing. Namun yang paling akrab, tentu saja Google. Ini tak lepas dari status Google sebagai raksasa mesin pencari dunia. 

Yang menjadi komponen dari SEM antara lain Pay Per Click (PPC) dan iklan seperti Google Ads. Jika Anda pernah melakukan kedua aktivitas tersebut, berarti Anda sudah melakukan implementasi dari search engine marketing. 

Perbedaan SEO dan SEM 

Meskipun namanya nyaris terdengar sama, SEO dan SEM pada dasarnya adalah dua hal yang berbeda. Walaupun sama-sama muncul di halaman pencarian, keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Berikut ini adalah perbedaan utama SEO dan SEM: 

Tampilan di Hasil Pencarian 

Perbedaan SEO dan SEM yang pertama adalah tampilan di hasil pencarian. Pada SEM, tampilan di halaman hasil pencarian selalu ditandai dengan tanda Ads atau Iklan di bawah judul. Tanda ini untuk membedakannya dengan hasil pencarian organik. 

Di sisi lain, hasil pencarian SEO tidak akan muncul dengan tanda apapun. Hasil pencarian organik ini murni diurutkan oleh Google berdasarkan kesesuaian dengan pencarian di internet. 

Biaya yang Dikeluarkan 

Jika Anda menggunakan teknik SEO, terutama jika Anda yang mengimplementasikan SEO sendiri, kecil kemungkinan Anda akan mengeluarkan biaya. Aka lain ceritanya jika Anda menggunakan jasa SEO. Mesin pencari akan menilai berbagai faktor untuk menentukan peringkat di kata kunci tertentu. Jika memenuhi, besar kemungkinan konten Anda akan muncul di halaman pertama hasil pencarian. 

Sedangkan jika menggunakan SEM, sudah pasti ada biaya yang harus Anda keluarkan. Anda bisa mengatur berapa budget yang dikeluarkan untuk iklan. Tergantung kebutuhan Anda. 

Tools yang Digunakan 

Untuk bisa menjalankan search engine marketing, biasanya ada tools khusus yang harus digunakan. Untuk beriklan di mesin pencari, misalnya. Anda bisa menggunakan Google Ads. Sedangkan SEO, tak ada tools yang secara khusus wajib digunakan. Namun ada beberapa tools SEO yang bisa Anda gunakan. Seperti tools riset keyword, backlink, dan lain sebagainya. 

Mana yang Lebih Baik, SEO atau SEM? 

Dari penjelasan diatas, penggunaan biaya pada SEM tentu akan membuat sebagian orang mengernyitkan dahi karena dirasa memberatkan. Jadi, tak sedikit yang memutuskan untuk lebih fokus di SEO. Menggunakan SEM, memang ada biaya yang harus Anda keluarkan. Itupun masih bisa disesuaikan dengan target marketing yang Anda inginkan. 

Dengan SEM, Anda juga bisa menentukan target audiens. Ya, memang SEO juga bisa melakukannya, namun dengan SEM, Anda bisa menentukan target dengan lebih spesifik. Selain itu, menggunakan SEM juga dapat meningkatkan potensi conversion rate. Dan yang paling menarik adalah, hasil kampanye pemasaran akan lebih cepat terlihat ketika menggunakan SEM, jika dibandingkan SEO. 

Lantas, manakah yang harus Anda gunakan? 

Mau punya website yang aman, cepat, dan andal? Ayo tunggu apalagi, buat websitemu hanya di Unlimited.ID, hosting murah unlimited Indonesia. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *