Cara import database dengan menggunakan phpMyAdmin bisa anda coba lakukan dan terapkan dengan metode yang mudah. Dalam hal ini memang banyak cara yang bisa anda lakukan dalam rangka mendapatkan semua yang anda butuhkan didalamnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi anda untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan cara import database tersebut sehingga banyak sekali keuntungan yang akan bisa anda dapatkan didalamnya.

Baca Juga: Membuat Account Email Di cPanel

Secara umum, anda bisa melihat bahwa pengaturan yang bisa anda lakukan dalam tabel database tersebut berkaitan erat dengan banyak opsi yang tersedia didalamnya, mulai dari Create, Edit, Dropt, Delete, dan lain sebagainya yang tersedia didalamnya. Untuk lebih jelasnya anda bisa membaca beberapa penerapan yang ada berikut ini:

Langkah Pertama: Akses phpMyAdmin

Untuk tahap awal dalam cara import database ini bisa anda mulai dengan cara masuk ke Control Panel Hosting cPanel yang anda miliki. Dari sinilah anda kemudian bisa mencoba untuk memilih phpMyAdmin yang terdapat didalamnya. Di sini merupakan bagian dari Database yang bisa anda sesuaikan dan maksimalkan fungsinya sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan didalamnya. Pada halaman database tersebut nantinya anda juga akan melihat beberapa opsi lainnya mulai dari MySQL Database, Remote MySQL dan lain sebagainya. Dari sini yang bisa anda lakukan adalah dengan memilih penerapan yang tepat dan bisa anda coba didalamnya. Semuanya akan mampu memberikan dan menghadirkan kepada anda segalanya yang bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan anda itu sendiri. Dari sinilah semuanya akan bisa dengan mudah anda capai dan terapkan didalamnya.

Langkah Kedua: Tentukan Database Yang Hendak Anda Import

Cara Import Database Melalui phpMyAdmin cPanel
unlimited.id

Dalam pemilihan cara import database tersebut, anda bisa mencoba untuk menentukan pilihan Database apa yang nantinya akan anda import didalamnya. Dari sinilah anda akan mampu memperoleh berbagai macam kemudahan yang anda butuhkan dan inginkan didalamnya. Selain itu, ada lebih banyak lagi manfaat yang akan bisa anda capai dan temukan didalamnya. Di sinilah anda akan bisa memilih penggunaanya sesuai dengan kebutuhan. Untuk menemukan apa yang anda cari tersebut, anda bisa memilih opsi General Settings yang terdapat didalamnya. Dari sinilah anda akan bisa menemukan mana pilihan Database yang hendak anda pergunakan itu sendiri.

Langkah Ketiga: Panduan Import Database MySQL

Dalam tahapan selanjutnya, anda juga bias mencoba untuk memahami langkah-langkah dalam melakukan import terhadap Database MySQL yang anda inginkan itu sendiri. Di sinilah anda bisa mencoba menerapkan langkah-langkah yang anda inginkan didalamnya:

  1. Dalam tahapan ini, anda bisa mencoba memilih pada bagian atas yang terdapat pada phpMyAdmin tersebut. Di sini anda akan bisa memilih Import untuk lebih jelasnya.
  2. Jika anda sudah memilih Import, maka anda bisa masuk ke tahapan berikutnya, yaitu dengan menekan Choose File untuk memilih File atau menu Browse yang tersedia didalamnya.
  3. Dari sini anda kemudian bisa masuk ke tahapan selanjutnya, yaitu dengan memilih File Database yang tersedia didalamnya. File inilah yang nantinya akan muncul dalam bentuk .SQL. Di sinilah anda nanti akan dengan mudah menggunakannya. Anda bisa memakai menu Open untuk melihat nama File apa yang akan anda inginkan didalamnya.
  4. Kemudian, setelah itu anda bisa mencoba memilih SQL yang terdapat pada menu drop down yang terdapat didalamnya. Jika sudah selesai, maka anda bisa masuk ke tahapan selanjutnya, yaitu dengan menekan tombol GO.
  5. Dari sini anda bisa menunggu sampai request yang anda lakukan dilakukan dengan signifikan didalamnya. Di sinilah anda pun nantinya akan mampu mendapatkan semua manfaat yang anda butuhkan didalamnya. Jadi tidak ada yang perlu anda cemaskan dan khawatirkan lagi dalam penggunaanya.

Langkah Keempat: Verifikasi Proses Restore Berhasil

Cara Import Database Melalui phpMyAdmin cPanel
unlimited.id

Setelah menerapkan cara import database tersebut, anda akan melihat bahwa proses verifikasi restore berhasil dengan mudahnya. Dari sinilah anda akan mampu mendapatkan semuanya yang anda butuhkan dengan mudah dan signifikan. Di sinilah anda akan bisa lebih mudah dalam mencapai semuanya yang anda butuhkan tersebut dengan cepat dan penerapan yang anda inginkan didalamnya.

Dari sinilah maka anda pun akan mampu melakukan semuanya dengan tepat dan baik, di sinilah anda pun akan bisa mendapatkan semua yang anda butuhkan sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan didalamnya. Jadi tidak ada yang perlu anda cemaskan dan bingungkan lagi. Pada tahapan inilah segalanya yang anda butuhkan tersebut akan bisa berjalan sesuai dengan kebutuhan asalkan anda tahu bagaimana cara menerapkan dan melakukan semuanya dengan baik.

Manfaat Mengetahui Cara Import Database

Ada beberapa manfaat yang nantinya akan bisa dapatkan dan temukan dengan mengetahui cara import database tersebut. Adanya penerapan tentang cara yang satu ini akan memberikan kemudahan kepada anda dalam rangka mencapai hal yang anda butuhkan didalamnya. Kemudian, anda pun juga akan mampu memperoleh lebih banyak manfaat yang akan bisa anda capai dan peroleh didalamnya dengan penerapan yang tepat itu sendiri. Di sinilah anda akan mampu merasakan sendiri hasil yang anda butuhkan didalamnya:

  1. Untuk bisa memahami hal-hal yang berkaitan dengan cara import database tersebut, sudah pasti tahapan yang bisa anda lakukan adalah dengan mengetahui bagaimana anda akan menerapkan itu semua yang diinginkan dengan baik.
  2. Dengan informasi cara import database tersebut, anda juga akan mendapatkan berbagai kemudahan yang anda butuhkan dalam rangka memafaatkan database tersebut untuk merasakan sendiri semua yang anda inginkan didalamnya. Inilah yang akan mampu anda capai didalamnya.
  3. Tentu saja pada penerapannya, anda akan mampu merasakan sendiri semuanya yang anda butuhkan tersebut dengan metode yang anda inginkan didalamnya. Jadi tidak perlu ada yang anda cemaskan lagi, pasalnya semuanya itu akan bisa anda lakukan dengan lebih baik lagi.

Kesimpulan

Cara Import Database Melalui phpMyAdmin cPanel
unlimited.id

Sebelum anda mengaplikasikan cara yang dijelaskan di atas, sangat penting sekali bagi anda untuk melakukan Backup terlebih dahulu. Dengan melakukan Backup inilah anda nantinya akan bisa mendapatkan kemudahan dalam rangka mencapai hasil yang anda inginkan didalamnya. Pada penerapan yang lebih lanjut, anda pun akan mampu memaksimalkan semuanya yang anda butuhkan dan inginkan tersebut dengan lebih mudah. File dan data yang anda miliki pun juga nantinya akan tetap aman dan masih bisa anda pergunakan sebagaimana mestinya.

Sudah pasti ini akan mendatangkan kepada anda sesuatu yang terbaik dan tepat yang anda butuhkan didalamnya. Jangan lupa bahwa pada penerapan tersebut, anda akan bisa menemukan banyak hal terbaik yang akan bisa anda nikmati didalamnya. Di sinilah anda nantinya akan mampu mendapatkan keuntungan dan kemudahan yang bisa anda capai didalamnya dengan lebih tepat dan mudah. Hasilnya pun juga akan mampu memberikan kepada anda sesuatu yang tepat dan terbaik.

Baca Juga: Penjelasan Inodes Pada Unlimited Hosting

Record DNS atau yang dikenal sebagai catatan DNS domain akan memberikan informasi kepada anda mengenai data suatu domain yang ada di internet. Informasi yang satu ini memiliki berbagai rincian yang bisa anda analisa dengan baik. Satu hal yang pasti, anda bisa memanfaatkan penggunaanya untuk kebutuhan yang anda inginkan. Jadi anda akan bisa mengetahui spesifikasi yang berkaitan dengan A Record, AAAA Record, dan lain sebagainya. Untuk selengkapnya anda bisa melihat penjelasannya di bawah ini:

Baca Juga: Cara Termudah Mempercepat Loading Website

A Record

Ini merupakan sebuah informasi yang berisikan data tentang IPv4. Dari sini anda akan memperoleh informasi terkait fungsinya dalam hal memetakan domain atau sub domain itu sendiri ke IPv4. Anda bisa melihat informasi tersebut tercantum di dalamnya dengan signifikan. Sebagaimana diketahui IPv4 adalah sebuah alamat yang berformat IP 32 bit. Format penulisan dari Record DNS itu sendiri adalah aaa.bbb.cc.ddd. Kita ambil contoh apabila anda ingin memetakan domain yang bernamakan namadomainanda.com maka di sini anda akan melihat alamat IP nya yang bertuliskan IP 119.81.75.214. Dari sini anda akan melihat bahwa informasi yang satu ini bisa anda peroleh atau dapatkan dengan mudahnya. Nantinya angka 14400 tersebut merupakan TTL atau kepanjangan dari Time To Life yang digunakan dalam satuan detik.

AAAA Record

Untuk yang satu ini, anda akan melihat informasi yang dibutuhkan berkaitan dengan IPv6. Dalam hal ini, fungsinya sendiri cukup signifikan dalam rangka memetakan domain atau sub domain yang ada didalamnya ke IPv6. Alhasil, anda pun akan bisa mendapatkan informasi yang tepat tentang rekam jejak AAAA Record yang terdapat pada domain anda. Informasi yang terdapat pada IP ini berisikan kapasitas 128 bit. Format tersebut nantinya akan dipakai dikarenakan jumlah IPv4 yang terdapat didalamnya masih kurang daripada dengan jumlah komputer yang terkoneksi ke internet dengan IP Public itu sendiri. Jadi tidak ada yang perlu anda cemaskan dan khawatirkan didalamnya. Anda akan mendapatkan informasi yang anda butuhkan sesuai dengan kebutuhan itu sendiri.

CNAME Record

Pengertian Catatan DNS atau Record DNS
unlimited.id

Lalu dalam Record DNS ini, anda juga akan melihat laporan mengenai CNAME Record itu sendiri. Di sini anda akan bisa mendapatkan informasi yang biasa disebut sebagai ALIAS. Ini adalah catatan nama kanonik yang menciptakan alias yang dibutuhkan untuk nama domain terkait. Nantinya, domain yang di-alias-kan tersebut akan mampu memiliki seluruh record DNS dan juga Sub Domain sebagaimana aslinya. Apa fungsi dari CNAME Record DNS ini? Fungsinya tak lain dan tak bukan adalah untuk mengarahkan beberapa domain dan juga sub domain ke hosting website yang sama. Mari kita ambil contoh ketika anda hendak mengarahkan www.namadomainanda.com ke namadomainanda.com (tidak menggunakan www). Dari sini anda akan bias melihat bahwa CNAME yang dipakai memiliki format berbeda.

MX Record Dan PTR Record

Informasi lainnya dalam Record DNS ini bisa anda lihat melalui MX Record. Fungsi dari MX Record ini tak lain dan tak bukan adalah sebagai informasi terkait lokasi Mail Server yang terdapat didalamnya. Biasanya informasi tersebut juga akan digunakan untuk nama domain itu sendiri. Sedangkan untuk PTR Record nantinya akan disebut sebagai rDNS atau Reverse DNS. Di sinilah PTR yang tidak dicantumkan ke dalam Record DNS tersebut nantinya akan dikenal sebagai Named Server.

PTR Record bisa disebut sebagai kebalikan dari A Record. Dari sini fungsinya adalah untuk mengarahkan IP terkain menjadi hostname dan juga domain. Adanya PTR Record ini akan memberitahukan kepada anda tentang siapa pemilik IP tertentu yang ada di dalamnya. Dalam kasus ini, PTR Record memiliki arti yang sangat penting dalam hal setting mail server yang ada didalamnya. email yang nantinya terkirim dari satu server tersebut yang tidak mempunyai PTR Record sama sekali akan dianggap sebagai SPAM.

NS Record

Lalu yang juga tak kalah pentingnya dalam Record DNS tersebut adalah informasi seputar NS Record ini. Biasanya ini dalam catatan server akan dipakai untuk memetakan nama sebuah domain yang ada didalamnya. Dimana penggunaanya nanti itu pun akan dimasukan ke dalam satu daftar yang terdapat pada Server DNS Domain itu sendiri. Jadi perwakilannya pun juga pastinya akan bergantung pada Record DNS yang ada di dalamnya itu sendiri. Di sinilah semuanya itu akan bisa anda dapatkan dengan mudahnya.

SOA Record

Pengertian Catatan DNS atau Record DNS

Informasi Record DNS yang satu ini berisikan catatan otomatis awal atau ketika Start Of Authority yang terdapat di dalamnya. Informasi yang satu ini jelas mengacu pada Server DNS yang digunakan, serta memberikan otorisasi informasi yang dibutuhkan terkait sebuah domain internet yang dipakai itu sendiri. Dalam hal ini anda akan bisa memfungsikannya sesuai dengan yang anda butuhkan.

SRV Record Dan TXT Record

Mengenai ulasan tentang Record DNS yang satu ini, anda akan bisa melihat informasi yang berkaitan dengan catatan lokasi yang nantinya bisa anda pakai secara umum. Kemudian, juga akan memberikan informasi tentang TXT Record yang memiliki peran dalam mengizinkan Administratoir untuk mengentry data acak ke dalam DNS tersebut. Dari sinilah catatan yang nanti dipakai akan diterapkan pada spesifikasi Sender Policy Framework yang terdapat didalamnya.

Bagaimana Cara Setting Record DNS?

Setelah mengetahui penjabaran tentang Record DNS di atas, kali ini akan dibahas tentang bagaimana cara melakukan setting terhadap Record DNS itu sendiri. Di sinilah anda akan bisa melihat bahwa banyak sekali hal yang akan bisa anda dapatkan dan capai didalamnya. Adanya pilihan Setting yang anda butuhkan tersebut akan mampu menyediakan kepada anda sesuatu yang anda inginkan di dalamnya. Simak ulasan lengkapnya panduan setting sebagai berikut:

Pengertian Catatan DNS atau Record DNS
  • Pastikan bahwa anda sudah mengatur terlebih dahulu nameservers yang ada didalamnya. Hal ini bisa anda terapkan pada saat melakukan setup terhadap Record DNS terkait.
  • Kemudian, silahkan anda melakukan klik terhadap Addons. Dari sini anda bisa memilih pada bagian DNS Zone Manager. Setelah melakukannya, maka anda nantinya bisa mengeklik tombol Manage.
  • Dari sini anda kemudian bisa menambahkan DNS Record yang terdapat pada jenis Record yang ada di dalamnya. Di sinilah anda hanya tinggal menuliskan Hostname saja.
  • Setelah anda memilih Hostname, maka yang perlu anda lakukan adalah dengan memilih tipe DNS Record yang terdapat didalamnya itu sendiri. Tak lupa bahwa anda nantinya juga perlu menuliskan IP Address Server yang tertera di sana.
  • Dari sini anda hanya tinggal menambahkan prioritas yang terdapat di dalamnya apabila ada. Hal ini khusus bagi prioritas yang memiliki tipe MX saja. Jika sudah selesai, maka yang bisa anda terapkan berikutnya adalah menekan Save Changes untuk menyimpan semuanya.

Sekian ulasan mengenai Record DNS.

Baca Juga: Cara Setup Custom Domain Email Gratis Di Yandex Mail